Sabtu, 21 April 2018 16:34

Kemensos Gandeng Bill & Melinda Gates Foundation Sukseskan Penerapan Bansos Non-Tunai

Rabu, 14 Juni 2017 14:04 WIB
Kemensos Gandeng Bill & Melinda Gates Foundation Sukseskan Penerapan Bansos Non-Tunai

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan Kementerian Sosial menggandeng Bill & Melinda Gates Foundation dalam mendukung inklusi keuangan melalui bantuan sosial nontunai, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH).

"Hadirnya dukungan internasional ini menunjukkan bahwa bantuan sosial nontunai ini diakui sebagai sistem yang efektif dalam pengentasan kemiskinan," tutur Mensos usai menerima kedatangan perwakilan Bill & Melinda Gates Foundation bertempat di ruang kerja Menteri Sosial di Jakarta, Selasa (13/6).

Dikatakan Mensos, yayasan milik suami istri miliarder Bill dan Melinda Gates ini menyatakan dukungan yang diberikan meliputi penguatan kapasitas penerima bansos nontunai, dalam hal ini Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Yayasan ini, lanjut Mensos, juga akan membantu peningkatan kapasitas pengelola e-Warong KUBE PKH, membangun sistem penanganan keluhan terhadap program, membangun sistem komunikasi untuk perluasan inklusi keuangan, serta monitoring dan evaluasi program.

"Tahun ini penerima bansos nontunai PKH mencapai 100 persen, yakni 6 juta keluarga. Tahun depan jumlah penerima PKH akan ditingkatkan menjadi 10 juta. Sistem baru ini tentu memerlukan sosialisasi dan strategi komunikasi yang tepat kepada penerima bansos agar program ini sukses," tutur Mensos.

Group Managing Director MicroSave, Graham A.N. Wright yang ditunjuk Yayasan Bill & Melinda Gates mengungkapkan pemerintah Indonesia telah melakukan langkah signifikan dalam hal inklusi keuangan. Pemerintah, lanjutnya, telah secara efektif melakukan transfer dana bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat atau government and people transfer dengan baik.

"Saya berharap dengan pengalaman kami di berbagai negara di dunia, kami bisa membantu di Indonesia," katanya.

Mensos menambahkan untuk menindaklanjuti hal ini, Kemensos akan segera menggelar Pertemuan Para Donor. Tujuannya, adalah mendorong partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan penyaluran bansos nontunai.

"Pemerintah punya target pada 2019 inklusi keuangan secara nasional mencapai 75 persen. Kita akan lihat perkembangan dan pergerakannya berangkat dari penerima PKH yakni masyarakat dengan 9 persen status ekonomi terendah," kata Khofifah. (*)

Sumber: *Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial RI
Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...