Pemateri sosialisasi Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal. foto: adi susanto
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus berupaya memberantas peredaran rokok ilegal di Kota Santri. Yakni salah satunya dengan melibatkan masyarakat dan meningkatkan kesadaran mereka untuk memberantas adanya peredaran rokok ilegal itu.
Tak bisa dipungkiri, keterlibatan aktif masyarakat dalam memberantas peredaran rokok illegal diyakini bisa membersihkan kota santri dari peredaran rokok illegal. Maka itu, Dinas Komunikasi Dan Informasi (Diskominfo) melakukan sosialisasi di Balai Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:
- Perkuat Pembangunan, DPRD Jombang Bahas Raperda Jasa Konstruksi
- Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Jombang Sertifikasi 60 Operator Alat Berat
- Lewat Program Balik Gratis 2026, Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Warga ke Jakarta
- Pastikan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pantau Harga di Pasar Pon
Bekerjasama dengan Kantor Bea Cukai Kediri, Pemkab Jombang melaksanakan sosialisasi tentang peredaran rokok illegal ini. Sosialisasi ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, diantaranya Kepala Desa se Kecamatan Megaluh, Ketua TP PKK Kecamatan.
Kepala Desa Kedungrejo beserta seluruh perangkat desanya, BPD, LPMD, Ketua TP PKK Desa beserta Ketua Pokja I, II III, IV, Fatayat, Muslimat, Aisyayah, RT dan RW. Tidak hanya itu Penjual rokok eceran pun juga dihadirkan.
Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra Pemkab Jombang, Purwanto mengatakan pemberantasan rokok illegal menjadi bagian dari peruntukan Dana Bagi Hasil Cukai (DBHCHT) yang dikucurkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah penghasil tembakau.
Ketentuan tersebut, sebagaimana tertera dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 84/PMK.07/2008 yang telah direvisi melalui PMK no. 20/PMK.07/2009 tentang Penggunaan DBHCHT dan Sanksi atas penyalahgunaan DBHCHT.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Diskominfo, Sugeng mengungkapkan untuk memerangi peredaran rokok illegal, pihaknya menggalakkan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




