Kakek Mistur saat diperiksa oleh warga. foto: ERRI SUGIYANTO/ BANGSAONLINE
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Mistur (65), warga Dusun Berek Sungai, Desa Grujugan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, mendadak meninggal, Jum'at (05/05) pagi tadi sekitar pukul 09.05 WIB. Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak itu meninggal saat sedang mengantarkan penumpang, tepatnya di jalan Bonorogo di depan kantor Dishub Pamekasan.
"Dia (Mistur, Red) sampek di jalan ini mengeluh pusing dan berhenti mengayuh becaknya," ujar Ny. Totok, penumpang becak.
BACA JUGA:
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
"Malah masih sempat dipijat oleh tetangga di sini, Saya langsung mencarikan air minum mineral, namun tukang becak itu sudah tergeletak lemas," jelas ibu-ibu yang mengaku hendak pergi ke arisan ini.
"Setelah diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia".
Menurut informasi yang dihimpun wartawan Bangsaonline.com di tempat kejadian perkara (TKP), Mistur mendapatkan penumpang dari jalan Jokotole, tepatnya di depan Kelurahan Barurambat Kota.
Nahas, saat sampai di jalan Bonorogo, Mistur mendadak lemas. Diduga Mistur kecapekan karena kondisi jalan yang menanjak sehingga ia tidak kuat dan merasa pusing.
Jenazah korban kini sudah dibawa keluarganya ke rumah duka dengan ambulans di bawah pengawalan kepolisian setempat. (err/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




