Selasa, 02 Juni 2020 08:52

Mentan RI Bakal Adopsi Program 1.000 Embung Bojonegoro ke Pemerintah Pusat

Rabu, 08 Maret 2017 13:31 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Mentan RI Bakal Adopsi Program 1.000 Embung Bojonegoro ke Pemerintah Pusat
Mentan RI Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja di Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Rabu pagi (8/3). Dalam kunjungan itu Andi menjajal langsung proses penggarapan tanah dengan mesin traktor dan melakukan panen raya di desa setempat.

"Saya tidak ingin mendengar lagi harga gabah Rp 3.200 saat panen. Bulog segera bergerak cepat serap gabah petani," ujar Mentan dalam sambutannya di depan puluhan pejabat yang hadir serta ratusan masyarakat setempat.

Ia mengimbau agar para petani tidak lagi menjual gabah ke tengkulak karena sarat permainan harga. Terkait hal itu, Mentan meminta Bulog turun langsung di lokasi yang sedang panen. "Jual saja ke Bulog dengan harga Rp 3.700 ya pak, buk," tutur Mentan.

Selain bicara soal harga gabah, dia juga berbicara soal asuransi pertanian. Di Bojonegoro hingga kini pemerintah telah mengucurkan dana senilai Rp 4 miliar untuk program klaim asuransi pertanian tersebut. Dana itu sudah dicairkan kepada pendaftar asuransi.

"Cairnya jangan lama-lama. Kalau bisa dua minggu sudah cair, maksimal satu bulan. Supaya para petani yang gagal panen bisa segera melakukan tanam ulang maupun beli pestisida," tandasnya.

Mentan menambahkan, Bojonegoro menjadi lumbung padi karena ketersediaan air tercukupi baik dari Bengawan Solo maupun air yang ada di embung-embung yang ada.

"Oleh karena itu, saya akan adopsi program pak Bupati Suyoto yang matoh ini (pembuatan embung, red) ke pemerintah pusat. Kami akan membangun 10.000 embung yang tersebar di seluruh Indonesia, kalau di Bojonegoro sudah ada 1.000 embung, mantab sekali," ucapnya disambut tepuk tangan meriah.

Sementara itu, Bupati Suyoto mengatakan, ia meminta para petani di wilayahnya melakukan jeda tanam. Hal itu untuk mengurangi munculnya hama pada tanaman padi. "Kami sudah sering menyampaikan ke pak Kepala Dinas Pertanian agar memberikan sosialisasi masa tanam ini kepada petani," tuturnya. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...