Sabtu, 16 Januari 2021 00:54

Mentan RI Bakal Adopsi Program 1.000 Embung Bojonegoro ke Pemerintah Pusat

Rabu, 08 Maret 2017 13:31 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Mentan RI Bakal Adopsi Program 1.000 Embung Bojonegoro ke Pemerintah Pusat
Mentan RI Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja di Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Rabu pagi (8/3). Dalam kunjungan itu Andi menjajal langsung proses penggarapan tanah dengan mesin traktor dan melakukan panen raya di desa setempat.

"Saya tidak ingin mendengar lagi harga gabah Rp 3.200 saat panen. Bulog segera bergerak cepat serap gabah petani," ujar Mentan dalam sambutannya di depan puluhan pejabat yang hadir serta ratusan masyarakat setempat.

Ia mengimbau agar para petani tidak lagi menjual gabah ke tengkulak karena sarat permainan harga. Terkait hal itu, Mentan meminta Bulog turun langsung di lokasi yang sedang panen. "Jual saja ke Bulog dengan harga Rp 3.700 ya pak, buk," tutur Mentan.

Selain bicara soal harga gabah, dia juga berbicara soal asuransi pertanian. Di Bojonegoro hingga kini pemerintah telah mengucurkan dana senilai Rp 4 miliar untuk program klaim asuransi pertanian tersebut. Dana itu sudah dicairkan kepada pendaftar asuransi.

"Cairnya jangan lama-lama. Kalau bisa dua minggu sudah cair, maksimal satu bulan. Supaya para petani yang gagal panen bisa segera melakukan tanam ulang maupun beli pestisida," tandasnya.

Mentan menambahkan, Bojonegoro menjadi lumbung padi karena ketersediaan air tercukupi baik dari Bengawan Solo maupun air yang ada di embung-embung yang ada.

"Oleh karena itu, saya akan adopsi program pak Bupati Suyoto yang matoh ini (pembuatan embung, red) ke pemerintah pusat. Kami akan membangun 10.000 embung yang tersebar di seluruh Indonesia, kalau di Bojonegoro sudah ada 1.000 embung, mantab sekali," ucapnya disambut tepuk tangan meriah.

Sementara itu, Bupati Suyoto mengatakan, ia meminta para petani di wilayahnya melakukan jeda tanam. Hal itu untuk mengurangi munculnya hama pada tanaman padi. "Kami sudah sering menyampaikan ke pak Kepala Dinas Pertanian agar memberikan sosialisasi masa tanam ini kepada petani," tuturnya. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Jumat, 15 Januari 2021 23:19 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...