Kepala Dindik Jatim Saiful Rohman dan Kepala Cabang Lamongan Sun'ah bersama enam pelajar yang akan mengikuti ISPO.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak enam pelajar tingkat SMA di Lamongan akan mewakili Indonesia di ajang Internasional Science Project Olympiad (ISPO) tingkat internasional, yang akan berlangsung di Rumania dan Brasil.
Mereka berasal dari SMA 2 Lamongan, Shella Vidya Ayu dan Octaviana Galuh Pratiwi. Berikutnya M. Lutfi dan Shylvia Cholifatus Sholihah dari SMAN 1, serta dua orang berasal dari SMAN Kedungpring, Wullida Hayuning Bidari dan Risma Amelia.
BACA JUGA:
- Setahun Kepemimpinan Khofifah-Emil, Dindik Jatim Klaim Program Jatim Cerdas Lampaui Target
- Dampingi Khofifah Bertemu Menteri Pendidikan Singapura, Kadindik Jatim Siapkan Generasi Emas 2045
- Lebih dari Sekadar Nilai: Bukti Nyata Prestasi Non-Akademik SMA Dwiwarna dalam Membentuk Pemimpin
- Sarasehan Komunitas dan Lembaga Pendidikan, Wali Kota Pasuruan Tegaskan Penguatan SDM
Keberangkatan keenam siswa-siswi tersebut setelah sebelumnya menang di ajang ISPO tingkat nasional, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada 24-26 Februari 2017 silam.
"Mereka berenam berhasil dalam ajang Indonesia Science Project Olympiad (ISPO) 2017. Mereka akan membawa nama Indonesia di tingkat internasional, di Brasil dan Rumania," ucap Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wilayah Kabupaten Lamongan, Sun'ah,Senin(6/3).
Menurut Sun'ah, siswa dari SMAN 2 Shella Vidya dan Octaviana Galun meraih emas di bidang teknologi. Sedangkan M Lutfi dan Shylvia Cholifatus Sholihah dari SMAN 1 Lamongan mendulang emas di bidang komputer.
Sementara itu, dua pelajar dari SMAN Kedungpring, Lamongan, yakni Wullida Hayuning Bidari dan Risma Amelia sukses menyabet juara harapan I, setelah memanfaatan getah pepaya dan bunga lidah mertua.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




