Jumat, 20 Juli 2018 21:28

Mensos Beri Dukungan Hakam-Rofi, Ngontel Keliling Dunia Bawa Pesan Perdamaian Dunia

Rabu, 11 Januari 2017 21:44 WIB
Mensos Beri Dukungan Hakam-Rofi, Ngontel Keliling Dunia Bawa Pesan Perdamaian Dunia

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberi dukungan dan arahan pasangan suami istri dari Malang, Hakam Mabruri (34) dan Rofingatul Islamiah (34) warga Desa Gadinh, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang akan bersepeda keliling dunia dengan membawa pesan perdamaian.

Dalam arahannya, Mensos menyampaikan pada Hakam dan Rofi bahwa kegiatan yang mereka lakukan sangat positif, namun juga tidak mudah karena menempuh jarak yang sangat jauh serta memerlukan persiapan yang matang. Untuk itu Khofifah berpesan agar keduanya menyiapkan fisik, perlengkapan, perijinan, dan perencanaan perjalanan.

"Mereka akan membawa misi perdamaian dan kerukunan antar-umat beragama ke sejumlah negara. Sampai hari ini mereka sedang berproses untuk mendapatkan surat keterangan dari Kementerian Luar Negeri. Aspek legalitas ini penting di samping juga persiapan fisik dan rencana perjalanan yang matang supaya tujuan mereka tercapai," terang Khofifah.

Mensos mengatakan di setiap negara yang dikunjungi, Hakam dan Rofi rencananya akan bertemu para tokoh-tokoh perdamaian. Mereka ingin mengetuk hati para tokoh dan warga dunia untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan kerukuran antar sesama manusia.

Hakam mengatakan perjalanan panjangnya bersama istri akan dimulai dari Indonesia menuju Malaysia, Thailand, Nepal, India, Oman, Uni Emirat, Arab, Jordan, Israel, dan berakhir di Mesir. Diperkirakan seluruh rangkaian perjalanan ini akan menempuh waktu 8 bulan dan akan dimulai dua pekan lagi.

"Ibu Mensos memberi arahan agar kami menyiapkan segala sesuatunya karena akan menempuh perjalanan panjang, beliau juga menyampaikan berkenan melepas keberangkatan kami nantinya," kata Hakam.

Hakam menjelaskan sepeda yang digunakan didesain khusus menyesuaikan dengan tubuh Hakam dan istrinya. Sepeda tersebut juga dilengkapi dengan tempat penyimpanan barang dan perlengkapan selama di perjalanan.

Dikatakan Hakam, perjalanan ini merupakan cita-citanya sejak kecil. Ia ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Indonesia itu memiliki banyak perbedaan dan keberagaman namun tetap satu dalam kebhinekaan.

"Kami ingin dunia tahu bahwa orang Indonesia benar-benar toleran," demikian Hakam. (*/rev)

Sumber: Biro Humas Kemensos RI
Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Jumat, 20 Juli 2018 09:30 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...