Minggu, 26 Mei 2019 11:15

Proyek Multiyears Double Track Jombang-Madiun Capai 20 Persen

Rabu, 23 November 2016 09:36 WIB
Editor: abdurrahman ubaidah
Wartawan: m romza
Proyek Multiyears Double Track Jombang-Madiun Capai 20 Persen
Salah satu titik pengerjaan proyek rel kereta api ganda (double track) di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. (foto : rony s/bangsaonline)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Proyek pengerjaan rel kereta api ganda (double track) daerah operasi (Daop) VII Madiun hingga akhir November ini masih mencapai 20 persen. Proyek multiyears (tahun jamak) itu dimulai pengerjaannya sejak bulan September 2016 lalu.

Untuk wilayah Kabupaten Jombang proyek ini sekitar 12 kilometer dari Stasiun KA Jombang hingga Stasiun Sembung, Kecamatan Perak. Proyek yang didanai dari pemerintah pusat itu bakal menyambung ke Sragen, Jawa Tengah. Tepatnya di Stasiun KA Kedungbanteng.

Salah satu kendala pengerjaan proyek yang ditarget tiga tahun tuntas itu adalah penggunaan lahan yang sebelumnya sudah terlanjur dimanfaatkan warga. 

’’Memang benar, hasil pantauan kami sementara pengerjaan jalur ganda Jombang–Madiun baru berjalan 20 persen, masih ada beberapa titik belum dikerjakan,’’ kata Hendro Gunawan, Wakil Deputi Vice PT KAI Daop VII Madiun saat ditemui dalam acara pengobatan gratis di dalam Rail Clinic di Stasiun Peterongan, Selasa (22/11).

Ia menjelaskan, masih ada beberapa titik yang belum dikerjakan lantaran terkendala dengan lahan yang dipergunakan. Beberapa lahan milik PT KAI masih ada yang ditempati masyarakat. ’’Jadi tidak ada pembebasan lahan, semua lahan milik PT KAI. Tapi, ada beberapa tempat yang harus kita tertibkan, seperti di Kertosono. Lahannya menghalangi pembangunan jalur ganda,’’ ungkapnya.

Hendro berharap, jalur ganda tersebut bisa menunjang perekonomian masyarakat lebih lancar. Mengingat keberadaan jalur ganda tersebut dilakukan sebagai upaya melancarkan transportasi. 

’’Proyek ini adalah proyek pemerintah, selain Jombang – Madiun, nanti terkoneksi ke ke Jawa Tengah. Untuk mendukung transportasi masyarakat, jadi diharapkan dengan transportasi maju dan lancar, maka ekonomi juga akan lancar,’’ pungkasnya. (rom)

Berita Terkait
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...