Senin, 18 Maret 2019 23:51

Proyek Multiyears Double Track Jombang-Madiun Capai 20 Persen

Rabu, 23 November 2016 09:36 WIB
Editor: abdurrahman ubaidah
Wartawan: m romza
Proyek Multiyears Double Track Jombang-Madiun Capai 20 Persen
Salah satu titik pengerjaan proyek rel kereta api ganda (double track) di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. (foto : rony s/bangsaonline)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Proyek pengerjaan rel kereta api ganda (double track) daerah operasi (Daop) VII Madiun hingga akhir November ini masih mencapai 20 persen. Proyek multiyears (tahun jamak) itu dimulai pengerjaannya sejak bulan September 2016 lalu.

Untuk wilayah Kabupaten Jombang proyek ini sekitar 12 kilometer dari Stasiun KA Jombang hingga Stasiun Sembung, Kecamatan Perak. Proyek yang didanai dari pemerintah pusat itu bakal menyambung ke Sragen, Jawa Tengah. Tepatnya di Stasiun KA Kedungbanteng.

Salah satu kendala pengerjaan proyek yang ditarget tiga tahun tuntas itu adalah penggunaan lahan yang sebelumnya sudah terlanjur dimanfaatkan warga. 

’’Memang benar, hasil pantauan kami sementara pengerjaan jalur ganda Jombang–Madiun baru berjalan 20 persen, masih ada beberapa titik belum dikerjakan,’’ kata Hendro Gunawan, Wakil Deputi Vice PT KAI Daop VII Madiun saat ditemui dalam acara pengobatan gratis di dalam Rail Clinic di Stasiun Peterongan, Selasa (22/11).

Ia menjelaskan, masih ada beberapa titik yang belum dikerjakan lantaran terkendala dengan lahan yang dipergunakan. Beberapa lahan milik PT KAI masih ada yang ditempati masyarakat. ’’Jadi tidak ada pembebasan lahan, semua lahan milik PT KAI. Tapi, ada beberapa tempat yang harus kita tertibkan, seperti di Kertosono. Lahannya menghalangi pembangunan jalur ganda,’’ ungkapnya.

Hendro berharap, jalur ganda tersebut bisa menunjang perekonomian masyarakat lebih lancar. Mengingat keberadaan jalur ganda tersebut dilakukan sebagai upaya melancarkan transportasi. 

’’Proyek ini adalah proyek pemerintah, selain Jombang – Madiun, nanti terkoneksi ke ke Jawa Tengah. Untuk mendukung transportasi masyarakat, jadi diharapkan dengan transportasi maju dan lancar, maka ekonomi juga akan lancar,’’ pungkasnya. (rom)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...