Rabu, 15 Juli 2020 06:39

Kecewa Hasil Kongres, Suporter Persibo Bakar Atribut, Minta Menpora Bubarkan PSSI

Minggu, 13 November 2016 01:09 WIB
Kecewa Hasil Kongres, Suporter Persibo Bakar Atribut, Minta Menpora Bubarkan PSSI
Para suporter Persibo Bojonegoro saat menggelar aksi demo beberapa waktu lalu.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Ribuan pendukung Persibo Bojonegoro, Boro Mania hari ini (13/11) bakal menggelar aksi besar-besaran di Alun-alun setempat. Aksi tersebut menyusul tidak disahkannya tim Laskar Angling Dharma pada kongres PSSI di Jakarta kemarin.

Koordinator aksi, Mustaqim mengatakan, ribuan Boro Mania dari berbagai pelosok di Kota Ledre dipastikan hadir di tengah Kota Bojonegoro. Aksinya berupa membakar seluruh atribut suporter Persibo Bojonegoro mulai bendera, syal, hingga menyalakan flare di tengah kota.

"Aksi bakar-bakar ini artinya bukan atribut jersey Persibo, bukan simbol bukan pula identitas klub Persibo. Tetapi atribut kita sebagai suporter yang kita bakar. Atribut kita sebagai pendukung Persibo yang selama ini kita kenakan," ujarnya, Sabtu (12/11).

Kata dia, ini sebagai simbol matinya hati nurani pengurus PSSI pusat. Sebagai simbol matinya hati nurani sebagian warga Bojonegoro, terutama pejabat-pejabat yang selalu menutup mata untuk ikut memperjuangkan nasib Persibo bersama-sama.

"Ada pejabat yang ikut berjuang bersama kami, tapi jumlahnya sangat kecil. Buat apa kita bangga dengan atribut suporter kita tetapi Persibo terancam tinggal nama. Buat apa kita bangga dengan sebutan suporter Boro Mania tetapi Persibo terancam binasa," tandasnya.

Ia menambahkan, pemberitahuan aksi bakar atribut suporter yang digelar pada hari Minggu sudah masuk di Mapolres Bojonegoro sejak tanggal 11 November kemarin. Isi suratnya tertulis aksi digelar pada pukul 07.00 WIB di sekitaran alun-alun Bojonegoro.

"Tak enteni loyalitasmu dulur-dulurku Boro Mania, (Saya tunggu loyalitas kalian saudaraku Boro Mania,red)," ucapnya.

Sementara itu, dewan pembina Boro Mania Curva Nord, Arif Setyawan menuntut janji dan komitmen Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, saat di Bojonegoro beberapa waktu lalu, bahwa untuk pencabutan sanksi Persibo Bojonegoro bakal beres. Imam saat itu berjanji bahwa nasib Persibo akan dipulihkan di kongres PSSI.

"Ternyata setelah kita datang ke kongres PSSI bersama pengurus baru, agenda pemutihan klub Persibo ditiadakan. Maka kami menuntut ucapan dan pertanggungjawaban Menpora tentang jaminan Persibo Bojonegoro bisa bermain lagi di kancah sepakbola Nasional," tegasnya.

"Dan hari ini pula, kami meminta dengan hormat dan tegas agar Menpora Imam Nahrowi membubarkan federasi PSSI. Amanah dan pertanggungjawaban memang berat dan apabila tidak mampu menyelesaikan masalah sepakbola Indonesia lebih elegan bila Anda mengundurkan diri saja dari," tandasnya kepada wartawan.

Seperti diketahui, selain Persibo Bojonegoro, juga ada lima klub lainnya yang nasibnya masih digantung PSSI. Di antaranya Persebaya Surabaya, Persewangi Banyuwangi, Persema Malang dan PSCS Cilacap. Nasib enam klub yang terkena sanksi tersebut belum jelas kapan bakal dipulihkan. Sebelumnya, ada rencana pemutihan enam klub tersebut pada ajang Kongres PSSI di Jakarta kemarin.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...