Selasa, 15 Oktober 2019 09:29

Banyuwangi Ethno Carnival 2016, Dimeriahkan 40 Gandrung Bule

Jumat, 11 November 2016 23:13 WIB
Banyuwangi Ethno Carnival 2016, Dimeriahkan 40 Gandrung Bule
BEC bakal melibatkan puluhan bule penari gandrung.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Event akbar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang akan berlangsung hari ini, Sabtu (12/11) tidak hanya menjadi pertunjukkan kolosal fashion etnik yang dikemas secara modern. Momen ini juga akan jadi panggung memamerkan potensi yang ada di desa-desa Banyuwangi. Salah satunya adalah Desa Gintangan yang tersohor dengan kerajinan bambu.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Desa Gintangan telah lama terkenal sebagai desa penghasil kerajinan bambu yang produknya bahkan telah diekspor ke beberapa negara. Tidak hanya jadi produk andalan, Desa ini juga sampai mengadakan karnaval serupa BEC di desanya dengan kostum megah menggunakan bahan dasar bambu.

“Kami ingin memberikan penghargaan kepada warga Desa Gintangan yang tidak hanya mendukung perekonomian daerah lewat kerajinan bambunya tapi juga bersemangat memunculkan kreatifitasnya dengan mengemas potensi gintangan lewat karnaval. Dengan ditampilkan di BEC. Kami ingin bisa menginspirasi desa-desa lain untuk berinovasi,” kata Anas.

BEC 2016 akan mengangkat tema asal mula nama Banyuwangi Legenda Sritanjung dan Sidopekso. Event ini menampilkan kemegahan busana dengan inspirasi dari tokoh-tokoh pada legenda tersebut yakni Putri Sritanjung, Patih Sidopekso dan Raja Blambangan Prabu Sulah Hadi Kromo. Parade Bamboo Carnival sendiri akan tampil berturut-turut bersama para talent BEC tersebut.

Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya MY Bramuda menambahkan, selain dimeriahkan Bamboo Festival, BEC juga akan diramaikan oleh penampilan 40 bule yang akan ikut berjalan di catwalk dengan menggunakan busana tradisonal Banyuwangi.

Untuk bule perempuan akan memakai pakaian penari Gandrung, dan prianya memakai slayer dan udeng khas Suku Osing. Para bule ini sebagian merupakan wisatawan yang tengah berlibur di Banyuwangi dan sebagian lagi merupakan pelaku wisata di Bali yang sengaja diundang untuk melihat kemeriahan BEC.

“Kami sengaja mengundang biro travel internasional yang ada di Bali, supaya mereka bisa ikut mempromosikan BEC sebagai daya tarik wisata Banyuwangi. Mereka sangat antusias,” ujar Bram.

Event BEC besok diprediksi akan dihadiri oleh ribuan penonton. Beberapa Kepala daerah juga dijadwalkan hadir. Perwakilan-perwakilan dari pemerintahan baik tingkat kabupaten dan provinsi juga hadir karena tertarik belajar dan melihat langsung gelaran BEC.

"Banyak kepala daerah dan SKPD pemerintahan yang datang untuk melihat langsung BEC," timpal Kepala Bagian Humas dan Protokol Djuang Pribadi.

Di antaranya Bupati Tabanan, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Cirebon, Bupati Raja Ampat, SKPD dari Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, DPRD Tulungagung, Malang, dan instansi pemerintahan lainnya. Juga ada Kementerian Pariwisata. "Banyak kepala dinas dan kepala bidang dari instansi pemerintahan yang konfirmasi untuk datang," pungkas Djuang. (gda/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...