Kamis, 22 Agustus 2019 19:25

Disbudpar Banyuwangi Suguhkan Kejayaan Kerajaan Blambangan di BEC ke-9

Jumat, 19 Juli 2019 18:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ganda Siswanto
Disbudpar Banyuwangi Suguhkan Kejayaan Kerajaan Blambangan di BEC ke-9
Para artis berpose menampilkan busana kontemporer sub tema raja dan putri.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Pagelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) kesembilan yang akan digelar di akhir bulan ini, mengangkat tema "The Kingdom of Blambangan". Acara akan menyuguhkan sebuah mahakarya pertunjukan kostum etnik kontemporer yang menggambarkan kemakmuran Kerajaan Blambangan di masa itu.

Saat dikonfirmasi terkait pertunjukan BEC 2019, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Banyuwangi MY. Bramuda mengatakan, BEC merupakan salah satu event besar dalam rangkaian Banyuwangi Festival yang selalu ditunggu-tunggu oleh wisatawan.

"Karena pertunjukan ini menyuguhkan bentuk transformasi budaya tradisional ke dalam bentuk modern yang menarik untuk dinikmati. Parade kolosal ini akan menampilkan 120 kostum megah yang memvisualisasikan kisah kejayaan Kerajaan Blambangan dan kisah kemakmuran warganya," kata Bramuda, Jumat (19/7/2019).

Lewat BEC, penonton diajak menyelami akar tradisi, sejarah, dan budaya dengan cara yang menyenangkan. Meskipun ditampilkan dalam kemasan modern, namun nuansa etnik tradisional masih terasa sangat kental.

Selain itu, pertunjukan ini juga menampilkan 10 sub tema seperti Raja Blambangan, Putri, Sapta Menggala (dewan penasihat raja), Kedhaton, Loh Pampang, Kapal Jung, Setinggil, Nelayan, Pusaka Kerajaan dan Pura Blambangan. "Yang nantinya sub tema ini semua akan diaplikasikan di kostum kontemporer yang dipakai para talent di ajang BEC 2019 kali ini," terangnya.

Bramuda menambahkan bahwa pagelaran BEC ini sudah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat dengan menjadikannya Top 10 Besar Event Nasional. Pertunjukan BEC 2019 akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Kami akan mempersembahkan pertunjukan pembukanya dengan menampilkan 1000 penari gandrung dengan fragmentasi sendratari yang menceritakan kejayaan Kerajaan Blambangan. Habis itu,Di lanjutkan dengan penampilan para talent BEC di atas Catwalk sepajang 2,5 meter jalanan kota untuk melakukan parade untuk menuju garis akhir," beber Bramuda.

Selain pentas utama, panitia juga menyediakan spot-spot pentas sub tema dengan jarak 150 meter antar panggung yang disediakan untuk atraksi para talent BEC. "Di panggung sub tema, para penonton juga akan dihibur oleh penampilan para artis dan musisi Banyuwangi," pungkasnya. (gda/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...