Minggu, 26 Mei 2019 15:14

HUT Provinsi Jatim ke-71, Pemkab Sidoarjo Gelar Panggung Dolanan Anak

Minggu, 30 Oktober 2016 21:39 WIB
HUT Provinsi Jatim ke-71, Pemkab Sidoarjo Gelar Panggung Dolanan Anak
UNJUK KEBOLEHAN: Para siswa SD menari Tari Remo kala Panggung Dolanan Anak dan Remaja, di Pendopo Delta Krida Disporabudpar Sidoarjo, Sabtu (29/10) malam. foto: istimewa

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Memperingati HUT Provinsi Jatim ke-71, Pemkab Sidoarjo menggelar Panggung Dolanan Anak dan Remaja, di Pendopo Delta Krida Kantor Disporabudpar Sidoarjo, Sabtu (29/10) malam.

Kegiatan tersebut diisi berbagai lomba kesenian, di antaranya lomba karawitan yang diikuti siswa SMP dan SMA serta lomba tari Remo yang diikuti siswa TK dan SD.

Selain lomba kesenian, Panggung Dolanan Anak dan Remaja ini juga menampilkan kesenian Campursari Kenanga Indah Sidoarjo.

"Selain untuk memperingati hari jadi Provinsi Jawa Timur, kegiatan tersebut sekaligus untuk melestarikan kesenian daerah. Melalui panggung dolanan anak, diharapkan generasi muda saat ini dapat ikut melestarikan kesenian budaya bangsa," cetus Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sidoarjo, H Machmudi Ali, saat membuka kegiatan tersebut.

Kata H Machmudi Ali, perkembangan seni dan budaya dapat dilihat dari geliat kesenian yang ada. Di Kabupaten Sidoarjo sendiri perkembangan seni dan budaya menunjukkan ke arah yang positif. Hal tersebut dapat dilihat dari sering adanya pertunjukkan kesenian daerah. Seperti kesenian campursari yang sering dinikmati masyarakat Sidoarjo.

Ia juga mengatakan melalui event-event seni budaya yang ada menunjukkan kesenian Indonesia masih tetap lestari. Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menggiatkan kesenian-kesenian daerah di wilayahnya.

H Machmudi Ali mengatakan dengan beraneka ragam jenis kesenian akan memunculkan pelaku seni atau seniman baru. Dengan begitu kesenian yang ada akan dapat terus dilestarikan. Namun di sisi lain, menumbuh kembangkan kesenian bukanlah pekerjaan yang ringan. Dibutuhkan sinergisitas bersama untuk mewujudkannya.

Dia pun menegaskan jika tumbuh dan berkembangnya suatu kesenian bukan hanya tugas pemerintah saja. Melainkan juga pekerjaan bersama antara seluruh elemen masyarakat. Untuk itu pemerintah akan selalu mendukung kesenian yang ada di masyarakat. (sta)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...