Selasa, 15 Juni 2021 03:49

Gagal Menggandakan Uang, Abah Dirman Kalibaru Dipolisikan

Kamis, 13 Oktober 2016 03:42 WIB
Gagal Menggandakan Uang, Abah Dirman Kalibaru Dipolisikan
Abah Dirman diamankan di Mapolres Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com – Kasus dugaan penipuan berkedok penggandaan uang tidak hanya terjadi di Probolinggo, di Banyuwangi juga ada. Aktornya adalah Abah Dirman (50), warga Dusun Kajarharjo, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Pria bernama asli M. Sudirman ini ditangkap Resmob Polres Banyuwangi atas laporan dari Ramli Lubis (44), warga Desa Durau, Kecamatan Ngopa, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Utara. Ramli mengaku telah ditipu Abah Dirman senilai Rp 350 juta.

“Uangnya dijanjikan berlipat ganda menjadi Rp 3,5 miliar,” kata KBO Reskrim Polres Banyuwangi Ipda Hadi Waluyo didampingi Kasubaghumas AKP Bakin, Rabu (12/10).

Perkenalan antara korban dengan tersangka melalui sopir pribadi Abah Dirman berinisial KH. Dalam perkenalan itu disampaikan bahwa tersangka bisa menggandakan uang. Korbanpun percaya begitu saja pada omongan tersebut. Diapun mulai mentransfer uang kepada pelaku.

BACA JUGA : 

Bercinta Satu Malam dengan Gadis di Bawah Umur, Pemuda di Banyuwangi ini Ditangkap Polisi

Cemburu Buta, ​Suami di Banyuwangi Bacok Istri Siri dengan Parang

Usai Buron Empat Bulan, Ayah yang Tega Setubuhi Putrinya Hingga Hamil Akhirnya Ditangkap

Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet

Uang senilai Rp 350 juta itu ditransfer secara bertahap. Pada 21 Januari 2016 korban mentransfer uang senilai Rp 200 juta. Selanjutnya pada 22 Januari 2016 transfer lagi dua kali, masing-masing senilai Rp 80 juta dan Rp 25 juta. Sisanya sebanyak 45 juta diserahkan langsung kepada Abah Dirman.

Untuk meyakinkan korban, tersangka mengajak pria asal Sulawesi itu melakukan ritual di rumahnya. Dalam ritual tersebut tersangka seolah-olah menggandakan uang dengan membakar kemenyan yang dicampur gula pasir sehingga menimbulkan kepulan asap. Usai ritual tersangka memberikan sebuah kardus berisi uang kepada korban.

“Kardus tidak boleh langsung dibuka. Diperbolehkan setelah sampai di Surabaya,”jelas dia.

Korbanpun menuruti perkataan pelaku. Dia membawa kardus tersebut ke Surabaya. Sampai di depan sebuah bank, korban membuka kardus itu. Ternyata isinya 40 bendel uang kertas pecahan 100 ribu rupiah. Uang inipun dijadikan barang bukti dalam kasus ini.

“Uang pecahan itu diduga palsu. Ternyata uang yang asli milik korban ditukar dengan uang pecehan seratus rupiah saat asap mengepul di kamar kala ritual,”tambah dia.

Sehari-hari Abah Dirman memang berprofesi sebagai dukun. Tersangka mengaku melakukan praktik penggandaan uang atas permintaan korban. Mengenai hasil ritual perdukunannya dia mengaku tidak tahu. (bwi/dur)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...