Kamis, 14 November 2019 11:21

Bahas Raperda Zakat, Infaq dan Sedekah, Ada Usulan PNS Jombang Harus Zakat Melalui BAZNAS

Rabu, 21 September 2016 15:27 WIB
Wartawan: Romza
Bahas Raperda Zakat, Infaq dan Sedekah, Ada Usulan PNS Jombang Harus Zakat Melalui BAZNAS
Suasana rapat komisi B DPRD Jombang bersama Kesra dan BAZNAS Kabupaten, Rabu (21/9). foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pansus (Panitia Khusus) Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) inisiatif tentang pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah mulai melakukan pembahasan dengan menjaring usulan. Kali ini, Pansus yang terdiri dari komisi B DPRD Jombang itu mendatangkan Bagian Kesra dan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Jombang ke kantornya, Rabu (21/9).

Dalam pertemuan tersebut, Pansus menerima usulan dari Kesra dan BAZNAS Kabupaten agar draft Raperda yang sudah ada ditambah poinnya. Poin tersebut adalah mengimbau seluruh PNS di kota santri agar berzakat profesi maupun maal melalui BAZNAS.

Jika usulan tersebut disetujui dalam Perda, kemungkinan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di luar BAZNAS akan dilarang menarik zakatnya para PNS. "Usulan ini tadi disampaikan Kesra dan BAZNAS. Hari ini kami memang meminta masukan untuk bahan Raperda sebelum disetujui menjadi Perda," kata Rohmad Abidin, Ketua Komisi C DPRD Jombang ditemui Bangsaonline usai pertemuan, Rabu (21/9).

Menurut politisi PKS tersebut, usulan itu belum menyatakan kewajiban PNS berzakat di BAZNAS. Tapi, sifatnya imbauan yang mengikat. "Dalam draft Raperda ini, di setiap SKPD akan dibentuk UPZ (Unit Pengelola Zakat) supaya penghimpunan zakat dari PNS di masing-masing Satker lebih mudah. UPZ itu di bawah BAZNAS," jelasnya.

Jika berhasil menghimpun zakat dari seluruh PNS, diperkirakan dana sekitar Rp 1 miliar akan masuk BAZNAS. "Kalau selama satu tahun, zakat profesi dari PNS ada sekitar Rp 10 miliar. Selanjutnya BAZNAS harus mengelola dananya untuk membantu mengatasi berbagai persoalan kemiskinan," lanjut Rohmad.

Disinggung kewenangan BAZNAS akan membatasi LAZ lain dalam penghimpunan zakat, pihaknya mengaku akan segera mengundang berbagai LAZ di bawah ormas yang selama ini sudah beroperasi.

"Ini semua masih sebatas usulan. Kami juga akan minta usulan dari pihak terkait lainnya, seperti LAZ yang sudah beroperasi selama ini," pungkasnya. (rom/pny/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Rabu, 13 November 2019 10:38 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...