Tri Rismaharini. foto: konfrontasi.com
"Dan saya ini hanya seorang wali kota," katanya. Sedang Ahok, menurut Rsima, seorang Gubernur yang dibantu 5 wali kota dan 1 bupati. Anggaran kota Surabaya, kata Risma, juga jauh lebih kecil dibanding kota Jakarta. APBD Surabaya Rp 7 triliun sedang APBD Jakarta Rp 64 triliun.
(BACA: Serang Risma, PDIP Sebut Ahok Mainkan Strategi Pemasaran
Seperti ramai diberitakan, Ahok menyerang Risma dengan menyatakan bahwa dirinya merasa tertantang untuk berdebat dengan calon-calon gubernur lawan-lawan politiknya. Ia bahkan menyinggung materi debat misalnya tentang keberhasilan Risma dalam membangun trotoar.
"Nah, itu persaingan yang sehat, kita akan jelaskan kepada masyarakat, Surabaya itu cuma (seluas) Jakarta Selatan. Kalau Jakarta ini bukan cuma Jakarta Selatan. Ada Utara, Pusat, Timur, dan Barat, itu beda gitu lho," ujar Ahok.
Ahok pun menginginkan para kepala daerah lain dapat mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Sehingga, ajang pemilihan orang nomor satu di DKI Jakarta itu bisa diikuti oleh orang yang teruji, dan persaingannya lebih mengedepankan adu gagasan dan program.
"Dari dulu aku demen banyak orang bagus yang ikut (Pilkada). Kalau ada gubernur yang lebih baik yaa aku pensiun, enak juga kan," tukas Ahok. (ma)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




