BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Tanaman tebu siap tebang di Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, terbakar habis, Selasa (9/8). Lahan tebu yang ludes dilalap si jago merah seluas kurang lebih 2 hektare itu diketahui milik Ali Efendi (49), Sadam (45) dan Fauzin (45), warga Desa Bumiayu RT 001 RW 001.
Kapolsek Baureno AKP Mashadi mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi ketika pemilik kebun hendak melakukan persiapan musim tanam berikutnya dengan membakar sisa-sisa pohon tebu yang telah ditebang. Sisa-sisa pohon tebu yang hendak dibakar tersebut cukup luas, yaitu sekitar 2,2 hektare. Saat api mulai membakar sisa pohon tebu yang mengering, tiba-tiba datang angin kencang.
BACA JUGA:
- Rumah di Kanor Bojonegoro Ludes Terbakar, Diduga Dibakar Anak Kandung Pemilik
- Dapur SPPG di Bojonegoro Dilalap Api, Dua Pegawai Alami Luka Bakar
- Gudang Solar di Tengah Permukiman Warga Bojonegoro Terbakar Hebat, 6 Truk Damkar Dikerahkan
- Kandang Ayam di Bojonegoro Terbakar, 17 Ribu Ekor Mati Terpanggang
"Angin itu menyebabkan api cepat merambat bahkan turut membakar lahan tebu yang belum ditebang," kata Kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut korban panik dan langsung melapor ke Mapolsek Baureno serta menghubungi Mobil Pemadam Kebakaran dari BPBD Pos Baureno.
"Kebakaran tersebut menghanguskan 2 hektar tanaman tebu siap panen," terang AKP Mashadi.
Sementara menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, pihaknya mengerahkan 2 unit Mobil Damkar dari Pos Baureno untuk membantu pemadaman.
"Sekira pukul 10.30 WIB api sudah bisa dipadamkan oleh regu Damkar yang dibantu petugas Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, dan warga sekitar perkebunan," terang Sukirno.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Hanya saja kerugian materiil yang dialami pemilik lahan diperkirakan mencapai Rp 25 juta. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




