SIDAK: Pjs Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin mengecek pipa distribusi PDAM yang menghambat proyek jalan, di Desa Tambak Oso, Waru, Senin (8/8). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemicu dihentikannya pemasangan box culvert untuk proyek peningkatan jalan akibat pipa PDAM di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, semakin jelas.
PDAM Delta Tirta Sidoarjo pun mengakui pemasangan pipa distribusi yang melintas di Desa Tambak Oso Kecamatan Waru, tidak sesuai aturan.
BACA JUGA:
- Hari ke-2 Operasi Keselamatan Semeru 2025, Polisi di Sidoarjo Beri Tanda Jalan Berlubang
- Wakil Bupati Sidoarjo Dorong Perusahaan Berpartisipasi Perbaiki Jalan Rusak di Kawasan Industri
- Mulai Kesal, Warga Balongbendo Ramai-ramai Pagari Kubangan Proyek Drainase
- Tiga Ruas Sudah Rampung, Betonisasi Jalan di Sidoarjo Terus Berlanjut
Harusnya, pipa ditanam sedalam minimal 1,5 meter dari permukaan jalan, sesuai aturan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Akibat pipa yang ditanam hanya 65 sentimeter, Dinas PU Bina Marga Sidoarjo tidak bisa memasang box culvert di ruas jalan desa tersebut.
Pemasangan pipa diketahui tidak sesuai usai Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Delta Tirta H Nur Ahmad Syaifuddin didampingi Pjs Direktur Operasional Bambang Ribut melihat langsung kondisi pipa, di Desa Tambak Oso, Waru, Senin (8/8).
Sidak itu sekaligus menindaklanjuti surat yang dilayangkan PU Bina Marga ke PDAM usai pekerjaan pemasangan box culvert membentur pipa PDAM.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




