Rabu, 15 Juli 2020 16:03

Relokasi PKL Eks Taman Bunga terus Timbulkan Permasalahan Baru

Rabu, 03 Agustus 2016 14:32 WIB
Wartawan: Faisal
Relokasi PKL Eks Taman Bunga terus Timbulkan Permasalahan Baru

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Taman Adipura ke Jalan KH. Agus Salim, Pangarangan-Pamolokan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menimbulkan permasalahan baru.

Kali ini warga setempat yang merasakan dampak relokasi tersebut. Pasalnya, sejak ratusan PKL tersebut dipindahkan, fasilitas umum di jalan KH. Agus Salim menjadi terganggu. Akibat keberadaan PKL tersebut, akses jalan raya menjadi sangat sempit dan sulit dilalui oleh pengendara.

"Bahkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas di kawasan tersebut karena ditutup," kata Supardi ketua LSM Garis.

“Terus terang saya kecewa PKL ini dipindah ke depan lapanga Ggiling. Ini sangat menggangu pengguna jalan. Bukan hanya saya, tapi banyak warga mengeluh karena sangat sulit ketika hendak melewati depan Giling yang sudah disesaki rombong PKL,” ujarnya Rabu (3/8).

Supardi menilai relokasi PKL ini tak dikonsep secara matang oleh Pemkab. “Kami menilai kebijakan Pemkab dalam merelokasi PKL ini salah arah. Lucu khan, membersihkan Taman Adipura tapi malah membuat kubangan sampah di dekat pemukiman warga dan dekat perkantoran,” imbuhnya.

Untuk itu, Supardi meminta Pemkab untuk segera mengembalikan ratusan PKL tersebut ke tempat yang lebih terhormat dan tidak mengganggu kepentingan orang banyak. Selain itu, Suparti mengungkapkan pihaknya merasa kasihan dengan para PKL tersebut. Sebab di tempat yang baru ini sepi dari pengunjung, sehingga penghasilan para PKL menurun drastis. 

"Informasinya para PKL saat ini banyak yang sampai menggadaikan BPKB dan aksesoris yang dimilikinya untu membantu kehidupan perekonomiannya," ungakp Supardi.

Wabup Sumenep A. Fauzi belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Saat hendak dikonfirmasi, yang bersangkutan tidak ada di ruang kerjanya. "Lagi ada di luar kota," kata salah satu stafnya. (fay/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...