BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Puncak arus mudik lebaran di Kabupaten Bojonegoro terjadi hari ini, kemarin Sabtu (2/7) dan hari ini (3/7). Itu dikatakan Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro kepada BANGSAONLINE.com melalui akun Whatsapp-nya.
"Sejak tadi pagi volume kendaraan yang melintas di jalur Surabaya - Bojonegoro - Cepu (Jawa Tengah) maupun sebaliknya meningkat," ujar Kapolres Wahyu Sri Bintoro.
BACA JUGA:
- Stasiun Bojonegoro Bakal Operasikan 4 KA Tambahan di Momen Arus Mudik Lebaran Idul Fitri
- Aktivitas Penumpang di Terminal Rajekwesi Masih Landai, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-4 Lebaran
- Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Mudik di Bojonegoro
- Swalayan di Bojonegoro Ramai, Tim Satgas Covid-19 bersama Satpol PP Awasi Para Pengunjung
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan khususnya roda dua, Kapolres menyampaikan beberapa hal kepada para pemudik.
Inilah pesan Kapolres Bojonegoro kepada Pemudik:
1. Menjaga keamanan dan kesehatan sepeda motor serta kesehatan pengendara.
2. Pengendara harus memiliki kepekaan yang baik saat berkendara.
3. Konsentrasi saat berkendara, jangan bermain handphone saat berkendara.
4. Patuhilah rambu-rambu lalu lintas dan lengkapi semua peralatan sepeda motor.
5. Jangan berpikir cepat sampai tujuan tetapi lupa akan keselamatan hingga menimbulkan kecelakaan.
6. Beristirahat sejenak saat kelelahan dan mengantuk.
7. Jangan sampai kelebihan muatan pada kendaraan sepeda motor.
8. Jangan melanggar lalu lintas, karena laka lantas bisa terjadi karena tidak taat pada aturan.
9. Ingat !!! bahwa anak, istri, keluarga, kerabat kita menunggu di rumah. Sehingga saat berkendara berhati-hatilah. (nur/rev)






