Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, saat memberi keterangan kepada awak media.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 200 personel gabungan dari Polri, TNI, dinas perhubungan dan sejumlah instansi terkait dikerahkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022 di Bojonegoro. Ratusan personel itu diterjunkan di pos pelayanan dan pos pengamanan pada musim mudik lebaran 1443 Hijriah tahun ini.
"Hari ini apel gelar pasukan serentak nasional dalam rangka memberikan pelayanan dan keamanan bagi para pemudik baik yang akan masuk maupun melintasi jalan Bojonegoro," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad Jumat, (22/4/22).
BACA JUGA:
- Mudik Aman dan Nyaman, Senator Lia Istifhama Ingatkan Warga Manfaatkan Call Center 110 saat Darurat
- Daop 7 Madiun Siagakan 355 Personel Gabungan, Amankan Arus Mudik-Balik dan Maksimalkan Layanan
- Stasiun Bojonegoro Bakal Operasikan 4 KA Tambahan di Momen Arus Mudik Lebaran Idul Fitri
- Aktivitas Penumpang di Terminal Rajekwesi Masih Landai, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-4 Lebaran
Tercatat, ada sebanyak lima pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang akan dibangun di sepanjang jalur Bojonegoro-Surabaya serta Bojonegoro-Cepu. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, para pemudik sudah banyak yang masuk dan melintasi Bojonegoro.
"Pos pengamanan di daerah perbatasan menjadi prioritas kami, misalnya di Kecamatan Padangan dan Baureno. Kami juga mengantisipasi jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu," ujarnya.
Selain jalur kereta tanpa palang pintu, daerah rawan kecelakaan juga menjadi atensi kepolisian, misalnya di wilayah Baureno, Balen, dan Kalitidu. Sejumlah tempat itu bakal ada beberapa personel untuk melakukan imbauan kepada pengendara.
Kapolres menambahkan, mulai 28 April mendatang kendaraan besar, kendaraan muatan barang sudah dilarang melintas di jalan nasional. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya kemacetan. (nur/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




