Suasana di gate keberangkatan Stasiun Bojonegoro.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Stasiun Bojonegoro bakal mengoperasikan empat kereta api (KA) tambahan di momen arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Perjalanan KA tambahan tersebut bakal beroperasi mulai 11 Maret hingga 1 April 2026 mendatang.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan Stasiun Bojonegoro menjadi salah satu titik mobilitas penting pada masa angkutan lebaran 2026.
BACA JUGA:
- Aktivitas Penumpang di Terminal Rajekwesi Masih Landai, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-4 Lebaran
- Sambut Cuti Bersama, KA Anjasmoro Tambahan Bakal Berhenti di Stasiun Bojonegoro 15-18 Agustus 2025
- KAI Tambah Layanan Kereta dari Stasiun Bojonegoro Mulai Besok
- Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Mudik di Bojonegoro
"Sebab tren penjualan tiket (KA) keberangkatan dari Stasiun Bojonegoro selalu mengalami peningkatan," katanya, Selasa (25/2/2026).
Dia mengungkapkan, berdasar data penjualan tiket KA lebaran, hingga Minggu (22/2/2026) pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 7.993 tiket KA keberangkatan dari Stasiun Bojonegoro telah terjual. Periode keberangkatan KA pada tanggal 24 Maret 2026 menjadi yang tertinggi dengan 952 tiket KA yang telah terjual.
Hal tersebut menunjukkan peran strategis Stasiun Bojonegoro sebagai salah satu akses utama mobilitas masyarakat di wilayah pantura Jawa Timur.
Selama masa angkutan lebaran 2026 yang dimulai pada 11 Maret hingga 1 April 2026, setiap hari Stasiun Bojonegoro akan mengoperasikan 34 perjalanan KA jarak jauh, terdiri dari 30 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan.
"KA tambahan ini untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang, sebab banyak masyarakat yang memilih perjalanan menggunakan kereta api," terangnya. (jku/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




