Jumat, 24 Januari 2020 06:21

Penonton Persik Kediri Turun 20 persen

Senin, 06 Juni 2016 18:13 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Penonton Persik Kediri Turun 20 persen

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Diduga penampilan kurang menarik dan gengsi kompetisi yang kurang bergairah, membuat antusias penonton dalam mendukung tim sepakbola Persik Kediri pada ajang kompetisi ISC B 2016 terus menurun. Ini terbukti dari hasil penjualan tiket laga yang merosot hingga 20 persen.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik Kediri Didik Catur mengakui, turunnya antusias penonton dalam menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Salah satu faktor penurunan tersebut karena kompetisi yang diikuti oleh 'Skuad Macan Putih' kali ini tidak mengenal promosi dan degradasi tim.

“Mungkin karena kompetisi yang diikuti Persik sekarang ini tidak mengenal promosi dan degradasi. Oleh karena itu, atmosfir pertandingan kurang greget,” aku Didik Catur.

Data Panpel Persik Kediri, pendapatan tiket pada pertandingan home terakhir saat menjamu Laga FC hanya sekitar Rp 100 juta. Jumlah ini merosot dari pertandingan-pertandingan sebelumnya yang berkisar antara Rp 120-140 juta.

“Terjadi penurunan pendapatan tiket kurang lebih 20 persen. Ini menjadi perhatian bagi kami yang ada di Panpel untuk melakukan evaluasi. Pada jeda putaran kedua ini, kami akan membahas masalah ini dengan managemen dan official,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kediri ini.

Merosotnya pendapatan tiket tentu menjadi persoalan serius bagi Persik. Sebab, pendapatan tiket menjadi penopang terbesar keuangan Persik. Terlebih saat ancaman sanksi dari PT. GTS, selaku operator kompetisi membayangi Persik.

Ancaman berupa denda sebesar Rp 10 juta dikirimkan PT. GTS kepada Persik karena ulah penonton menyalakan flare di dalam stadion. Bahkan, pada pertandingan terakhir, supporter di tribun G sebelah utara nekat menyalakan flare, kendati para pemain membentangkan poster NO FLARE.

Tidak hanya itu saja, penonton juga sempat melempari aparat keamanan dengan botol bekas air minum lantaran kecewa pencopotan spanduk di pagar. (rif/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Kamis, 23 Januari 2020 12:22 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan ke...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...