Jumat, 23 Agustus 2019 17:08

Penonton Persik Kediri Turun 20 persen

Senin, 06 Juni 2016 18:13 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Penonton Persik Kediri Turun 20 persen

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Diduga penampilan kurang menarik dan gengsi kompetisi yang kurang bergairah, membuat antusias penonton dalam mendukung tim sepakbola Persik Kediri pada ajang kompetisi ISC B 2016 terus menurun. Ini terbukti dari hasil penjualan tiket laga yang merosot hingga 20 persen.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik Kediri Didik Catur mengakui, turunnya antusias penonton dalam menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Salah satu faktor penurunan tersebut karena kompetisi yang diikuti oleh 'Skuad Macan Putih' kali ini tidak mengenal promosi dan degradasi tim.

“Mungkin karena kompetisi yang diikuti Persik sekarang ini tidak mengenal promosi dan degradasi. Oleh karena itu, atmosfir pertandingan kurang greget,” aku Didik Catur.

Data Panpel Persik Kediri, pendapatan tiket pada pertandingan home terakhir saat menjamu Laga FC hanya sekitar Rp 100 juta. Jumlah ini merosot dari pertandingan-pertandingan sebelumnya yang berkisar antara Rp 120-140 juta.

“Terjadi penurunan pendapatan tiket kurang lebih 20 persen. Ini menjadi perhatian bagi kami yang ada di Panpel untuk melakukan evaluasi. Pada jeda putaran kedua ini, kami akan membahas masalah ini dengan managemen dan official,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kediri ini.

Merosotnya pendapatan tiket tentu menjadi persoalan serius bagi Persik. Sebab, pendapatan tiket menjadi penopang terbesar keuangan Persik. Terlebih saat ancaman sanksi dari PT. GTS, selaku operator kompetisi membayangi Persik.

Ancaman berupa denda sebesar Rp 10 juta dikirimkan PT. GTS kepada Persik karena ulah penonton menyalakan flare di dalam stadion. Bahkan, pada pertandingan terakhir, supporter di tribun G sebelah utara nekat menyalakan flare, kendati para pemain membentangkan poster NO FLARE.

Tidak hanya itu saja, penonton juga sempat melempari aparat keamanan dengan botol bekas air minum lantaran kecewa pencopotan spanduk di pagar. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...