Senin, 17 Juni 2019 09:12

Penonton Persik Kediri Turun 20 persen

Senin, 06 Juni 2016 18:13 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Penonton Persik Kediri Turun 20 persen

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Diduga penampilan kurang menarik dan gengsi kompetisi yang kurang bergairah, membuat antusias penonton dalam mendukung tim sepakbola Persik Kediri pada ajang kompetisi ISC B 2016 terus menurun. Ini terbukti dari hasil penjualan tiket laga yang merosot hingga 20 persen.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik Kediri Didik Catur mengakui, turunnya antusias penonton dalam menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Salah satu faktor penurunan tersebut karena kompetisi yang diikuti oleh 'Skuad Macan Putih' kali ini tidak mengenal promosi dan degradasi tim.

“Mungkin karena kompetisi yang diikuti Persik sekarang ini tidak mengenal promosi dan degradasi. Oleh karena itu, atmosfir pertandingan kurang greget,” aku Didik Catur.

Data Panpel Persik Kediri, pendapatan tiket pada pertandingan home terakhir saat menjamu Laga FC hanya sekitar Rp 100 juta. Jumlah ini merosot dari pertandingan-pertandingan sebelumnya yang berkisar antara Rp 120-140 juta.

“Terjadi penurunan pendapatan tiket kurang lebih 20 persen. Ini menjadi perhatian bagi kami yang ada di Panpel untuk melakukan evaluasi. Pada jeda putaran kedua ini, kami akan membahas masalah ini dengan managemen dan official,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kediri ini.

Merosotnya pendapatan tiket tentu menjadi persoalan serius bagi Persik. Sebab, pendapatan tiket menjadi penopang terbesar keuangan Persik. Terlebih saat ancaman sanksi dari PT. GTS, selaku operator kompetisi membayangi Persik.

Ancaman berupa denda sebesar Rp 10 juta dikirimkan PT. GTS kepada Persik karena ulah penonton menyalakan flare di dalam stadion. Bahkan, pada pertandingan terakhir, supporter di tribun G sebelah utara nekat menyalakan flare, kendati para pemain membentangkan poster NO FLARE.

Tidak hanya itu saja, penonton juga sempat melempari aparat keamanan dengan botol bekas air minum lantaran kecewa pencopotan spanduk di pagar. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...