Kondisi D cukup mengenaskan setelah disiska berkali-kali oleh ayah kandung dan ibu tiri. foto: merdeka.com
PALEMBANG, BANGSAONLINE.com - Malang benar nasib yang dialami D (9 tahun). Bukannya mendapat kasih sayang, justru perlakuan keji dialami D (9). Bocah itu disiksa ayah kandung dan ibu tirinya selama enam tahun tinggal serumah.
Akibat perlakuan kasar kedua pelaku, Ismail dan Fitrianti, kondisi D sungguh mengenaskan. Terdapat banyak bekas luka pukulan di kepala, tangan, dan punggung. Nampak juga luka lebam di sekujur tubuhnya dan badannya kurus.
BACA JUGA:
- Kesal Tak Dibelikan Motor, Pemuda di Tuban Hajar Ayah dan Adik Kandung hingga Luka
- Sekelompok Pemuda Serang Pemotor di Bangkalan hingga Luka Jelang Sahur
- Oknum ASN di Tuban Diamankan Polisi Usai Diduga Aniaya Empat Karyawan SPBU Parengan
- Pria ini Dibogem Pemotor yang Bawa Istri dan Anak di SPBU, Polres Gresik Lakukan Penyelidikan
Kondisi D yang duduk di bangku kelas III sekolah dasar itu baru diketahui setelah ibu kandungnya, Yulianti (29), pulang merantau dari Lampung. Yulianti lantas melaporkan kasus ini ke polisi, dengan harapan kedua pelaku diringkus.
Kepada polisi, Yulianti mengaku mendapat kabar tersebut dari mantan mertuanya, kalau anaknya sedang sakit. Yulianti pun mendatangi rumah mantan suaminya buat menjemput korban.
Setibanya di rumah, Yulianti yang tinggal di Jalan A Wahab, Kelurahan Sungai Putat, Kertapati, Palembang, terkejut melihat anaknya berjalan tertatih-tatih sambil menangis dan badannya kurus. Tubuh anaknya juga terdapat banyak bekas luka.
Dari penuturan anaknya, kata Yulianti, dia kerap dipukul dengan besi oleh ayah kandung dan ibu tirinya sejak enam tahun terakhir. Bahkan, dia juga beberapa kali dibanting meski tak berbuat salah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




