Raih WTP dari BPK, Bupati Gelar Tasyakuran Suguhkan Makanan Khas Gresik

Raih WTP dari BPK, Bupati Gelar Tasyakuran Suguhkan Makanan Khas Gresik Bupati Sambari, didampingi Wabup Moh.Qosim, Ketua DPRD Abdul Hamid, Plt Sekda Bambang Isdianto dan kepala DPPKAD Yetty Sri Suparyati ketika menggelar tasyakuran. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kerja keras pemerintahan Gresik di bawah kepemimpinan Bupati-Wabup Sambari Halim Radianto-Moh. Qosim untuk memerbaiki sistem tata kelola keuangan dan aset milik pemerintah, berbuah manis.

Pemkab Gresik, akhirnya bisa menorehkan sejarah dengan berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sebagai ungkapan rasa syukur, Bupati menggelar tasyakuran di ruang Putri Cempo kantor Bupati, Rabu (1/6).

Tampak hadir pada tasyakuran itu, Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim, Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid serta seluruh kepala SKPD di lingkup Pemkab Gresik.

Saat memberikan sambutan, Bupati berterima kasih kepada semua pihak, baik SKPD, maupun anggota legislatif. “Kami berterima kasih atas dukungan doa masyarakat. Kami juga sempat was-was, andai opini WTP BPK ini tidak kami dapat tahun ini, dipastikan Pak Hamid (Ketua DPRD-red) dan kawan-kawan akan membentuk Panitia khusus (pansus). Untung opini WTP ini kami dapat, sehingga tidak ada pansus untuk kami,” tutur Sambari yang didampingi Wabup.

Bupati menjelaskan, berbagai inovasi di bidang keuangan daerah terus dilakukan. Di antaranya, adanya perubahan dalam pengelolaan administrasi keuangan yang sejak tahun 2015 dari pengelolaan berbasis kas menjadi pengelolaan berbasis akrual.

Pengelolaan keuangan secara akrual terbukti semua laporan keuangan semakin transparan dan akuntabel. Bersamaan dengan itu adanya 3 Peraturan Bupati (perbup) terutama terkait khusus pada pengelolaan aset daerah seakan memberikan dukungan terhadap pengelolaan aset daerah tersebut.“ Memang selama ini keberadaan aset menjadi batu sadungan dalam meraih WTP," katanya.

Untuk itu, Bupati meminta agar prestasi baik itu dipertahankan. Yang sudah baik ke depannya akan selalu diperbaiki. "Mari kita bersama-sama untuk meningkatkan perbaikan tata kelola keuangan," ajaknya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO