Selasa, 18 Februari 2020 23:43

Sadarestuwati: 4 Pilar sebagai Filter Masuknya Paham Perusak NKRI

Rabu, 20 April 2016 17:50 WIB
Sadarestuwati: 4 Pilar sebagai Filter Masuknya Paham Perusak NKRI
Mbak Estu saat sosialisasi 4 pilar di SMA Negeri Bareng. foto: BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Anggota komisi V DPR RI, Hj. Sadarestuwati mengajak puluhan siswa siswi SMA Negeri Bareng Jombang terus membumikan penerapan empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan begitu ancaman gerakan radikal yang belakangan ini terus menteror dalam kehidupan sehari hari bisa ditangkal.

Hal ini disampaikan perempuan asli Bareng Jombang yang menjadi wakil rakyat selama dua periode itu saat menggelar sosialisasi 4 pilar, di aula SMA Negeri Bareng, Rabu (20/4).

Menurut mbak Estu, panggilan akrab Sadarestuwati, empat pilar kebangsaan ini bisa difungsikan sebagai filter. Termasuk filter masuknya paham yang bisa merusak keutuhan NKRI.

"Pancasila itu sebagai dasar dan ideologi negara. UUD 1945 sebagai konstitusi negara. Bhineka Tunggal Ika adalah wujud dari keragaman bangsa Indonesia, dan NKRI adalah rumah kita semua, maka 4 pilar ini harus tetap terjaga dan digelorakan dalam jiwa kita," ungkap Mbak Estu.

Ditambahkan, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 17 ribu lebih pulaunya. Indonesia juga terdiri dari beragam suku bangsa, beraneka adat dan budaya serta memeluk berbagai agama dan keyakinan. Sehingga sistem yang dijadikan pilar harus sesuai dengan kondisi negara dan bangsa itu sendiri.

"Pancasila sangat memenuhi syarat sebagai pilar bagi bangsa Indonesia yang pluralistik dan cukup luas sekaligus besar ini. Pancasila mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan bangsa Indonesia," terang Mbak Estu.

Ditambahkan, empat pilar kebangsaan yang telah dilaksanakan MPR RI sama sekali tidak mereduksi kedudukan Pancasila sebagai dasar negara. Namun sebagai metode untuk memasyarakatkan empat hal mendasar kepada seluruh elemen masyarakat. (dio/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...