Jumat, 20 September 2019 05:13

Sadarestuwati: 4 Pilar sebagai Filter Masuknya Paham Perusak NKRI

Rabu, 20 April 2016 17:50 WIB
Sadarestuwati: 4 Pilar sebagai Filter Masuknya Paham Perusak NKRI
Mbak Estu saat sosialisasi 4 pilar di SMA Negeri Bareng. foto: BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Anggota komisi V DPR RI, Hj. Sadarestuwati mengajak puluhan siswa siswi SMA Negeri Bareng Jombang terus membumikan penerapan empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan begitu ancaman gerakan radikal yang belakangan ini terus menteror dalam kehidupan sehari hari bisa ditangkal.

Hal ini disampaikan perempuan asli Bareng Jombang yang menjadi wakil rakyat selama dua periode itu saat menggelar sosialisasi 4 pilar, di aula SMA Negeri Bareng, Rabu (20/4).

Menurut mbak Estu, panggilan akrab Sadarestuwati, empat pilar kebangsaan ini bisa difungsikan sebagai filter. Termasuk filter masuknya paham yang bisa merusak keutuhan NKRI.

"Pancasila itu sebagai dasar dan ideologi negara. UUD 1945 sebagai konstitusi negara. Bhineka Tunggal Ika adalah wujud dari keragaman bangsa Indonesia, dan NKRI adalah rumah kita semua, maka 4 pilar ini harus tetap terjaga dan digelorakan dalam jiwa kita," ungkap Mbak Estu.

Ditambahkan, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 17 ribu lebih pulaunya. Indonesia juga terdiri dari beragam suku bangsa, beraneka adat dan budaya serta memeluk berbagai agama dan keyakinan. Sehingga sistem yang dijadikan pilar harus sesuai dengan kondisi negara dan bangsa itu sendiri.

"Pancasila sangat memenuhi syarat sebagai pilar bagi bangsa Indonesia yang pluralistik dan cukup luas sekaligus besar ini. Pancasila mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan bangsa Indonesia," terang Mbak Estu.

Ditambahkan, empat pilar kebangsaan yang telah dilaksanakan MPR RI sama sekali tidak mereduksi kedudukan Pancasila sebagai dasar negara. Namun sebagai metode untuk memasyarakatkan empat hal mendasar kepada seluruh elemen masyarakat. (dio/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...