Minggu, 21 April 2019 02:16

22 Lembaga Sekolah di Kota Kediri Masih Ujian Sistem Manual

Senin, 04 April 2016 15:24 WIB
22 Lembaga Sekolah di Kota Kediri Masih Ujian Sistem Manual
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama kepala Dinas Pendidikan saat sidak pelaksanaan ujian nasional di SMK PGRI 2 Kota Kediri. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Meski tahun ini sudah banyak para siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), namun di Kota Kediri masih ada 22 lembaga sekolah yang mengikuti ujian nasional dengan sistem manual atau kertas (Paper Based Tes).

Sesuai data, 22 lembaga sekolah yang masih ujian nasional dengan sistem manual atau PBT terdiri dari 12 SMA swasta, 5 SMK dan 5 madrasah Aliyah (MA).

Adapun untuk jumlah peserta Jumlah Peserta SMA/MA sebanyak 4.389 anak. Untuk UNBK 2.370 anak dan PBT 2.019 anak. Sementara SMK dikuti 5.027 anak, dengan rincian yang UNBK 4.754 anak dan PBT 273 anak.

Dengan masih adanya beberapa siswa yang ujian dengan sistem manual atau PBT, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar optimis tahun depan, semua lembaga sekolah di Kota Kediri sudah berbasis komputer semua atau UNBK.

“Masih ada beberapa lah yang manual. Tahun depan Insya Allah sudah sistem komputer semua,” ujarnya saat ditemui disela sidak di SMK PGRI 2 Kediri, Senin (4/4).

Abu Bakar mengaku lebih suka dengan sistem UNBK. Sebab, ada 500 kombinasi soal dan peserta tidak bisa contekan. “Kalau saya lebih suka model ujian seperti ini, para siswa bisa tenang dan percaya diri, karena tidak bisa contekan, mengingat ada 500 kombinasi soal yang diacak,” ujarnya.

Dari pantauan yang dilakukan Wali Kota bersama dinas pendidikan, tidak ada trouble maupun adanya gangguan karena server putus atau listrik mati.

“Kami juga cek semuanya, dan hasilnya Alhamdulillah lancar dan tidak ada kendala. Genset-genset jika listrik mati juga sudah disiapkan. Jadi pelaksanaan ujian kali ini relatif lancar,” ujar Abu Bakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengaku, dengan sistem UNBK, tujuan Pemerintah untuk mencetak siswa jujur akan tercipta. “Dengan UNBK ini, siswa akan jujur, karena tidak bisa Menyontek, mengingat ada banyak kombinasi soal,” ujarnya. (rif/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...