Rabu, 16 Oktober 2019 20:19

22 Lembaga Sekolah di Kota Kediri Masih Ujian Sistem Manual

Senin, 04 April 2016 15:24 WIB
22 Lembaga Sekolah di Kota Kediri Masih Ujian Sistem Manual
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama kepala Dinas Pendidikan saat sidak pelaksanaan ujian nasional di SMK PGRI 2 Kota Kediri. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Meski tahun ini sudah banyak para siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), namun di Kota Kediri masih ada 22 lembaga sekolah yang mengikuti ujian nasional dengan sistem manual atau kertas (Paper Based Tes).

Sesuai data, 22 lembaga sekolah yang masih ujian nasional dengan sistem manual atau PBT terdiri dari 12 SMA swasta, 5 SMK dan 5 madrasah Aliyah (MA).

Adapun untuk jumlah peserta Jumlah Peserta SMA/MA sebanyak 4.389 anak. Untuk UNBK 2.370 anak dan PBT 2.019 anak. Sementara SMK dikuti 5.027 anak, dengan rincian yang UNBK 4.754 anak dan PBT 273 anak.

Dengan masih adanya beberapa siswa yang ujian dengan sistem manual atau PBT, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar optimis tahun depan, semua lembaga sekolah di Kota Kediri sudah berbasis komputer semua atau UNBK.

“Masih ada beberapa lah yang manual. Tahun depan Insya Allah sudah sistem komputer semua,” ujarnya saat ditemui disela sidak di SMK PGRI 2 Kediri, Senin (4/4).

Abu Bakar mengaku lebih suka dengan sistem UNBK. Sebab, ada 500 kombinasi soal dan peserta tidak bisa contekan. “Kalau saya lebih suka model ujian seperti ini, para siswa bisa tenang dan percaya diri, karena tidak bisa contekan, mengingat ada 500 kombinasi soal yang diacak,” ujarnya.

Dari pantauan yang dilakukan Wali Kota bersama dinas pendidikan, tidak ada trouble maupun adanya gangguan karena server putus atau listrik mati.

“Kami juga cek semuanya, dan hasilnya Alhamdulillah lancar dan tidak ada kendala. Genset-genset jika listrik mati juga sudah disiapkan. Jadi pelaksanaan ujian kali ini relatif lancar,” ujar Abu Bakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengaku, dengan sistem UNBK, tujuan Pemerintah untuk mencetak siswa jujur akan tercipta. “Dengan UNBK ini, siswa akan jujur, karena tidak bisa Menyontek, mengingat ada banyak kombinasi soal,” ujarnya. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...