Kamis, 21 Februari 2019 17:56

22 Lembaga Sekolah di Kota Kediri Masih Ujian Sistem Manual

Senin, 04 April 2016 15:24 WIB
22 Lembaga Sekolah di Kota Kediri Masih Ujian Sistem Manual
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama kepala Dinas Pendidikan saat sidak pelaksanaan ujian nasional di SMK PGRI 2 Kota Kediri. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Meski tahun ini sudah banyak para siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), namun di Kota Kediri masih ada 22 lembaga sekolah yang mengikuti ujian nasional dengan sistem manual atau kertas (Paper Based Tes).

Sesuai data, 22 lembaga sekolah yang masih ujian nasional dengan sistem manual atau PBT terdiri dari 12 SMA swasta, 5 SMK dan 5 madrasah Aliyah (MA).

Adapun untuk jumlah peserta Jumlah Peserta SMA/MA sebanyak 4.389 anak. Untuk UNBK 2.370 anak dan PBT 2.019 anak. Sementara SMK dikuti 5.027 anak, dengan rincian yang UNBK 4.754 anak dan PBT 273 anak.

Dengan masih adanya beberapa siswa yang ujian dengan sistem manual atau PBT, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar optimis tahun depan, semua lembaga sekolah di Kota Kediri sudah berbasis komputer semua atau UNBK.

“Masih ada beberapa lah yang manual. Tahun depan Insya Allah sudah sistem komputer semua,” ujarnya saat ditemui disela sidak di SMK PGRI 2 Kediri, Senin (4/4).

Abu Bakar mengaku lebih suka dengan sistem UNBK. Sebab, ada 500 kombinasi soal dan peserta tidak bisa contekan. “Kalau saya lebih suka model ujian seperti ini, para siswa bisa tenang dan percaya diri, karena tidak bisa contekan, mengingat ada 500 kombinasi soal yang diacak,” ujarnya.

Dari pantauan yang dilakukan Wali Kota bersama dinas pendidikan, tidak ada trouble maupun adanya gangguan karena server putus atau listrik mati.

“Kami juga cek semuanya, dan hasilnya Alhamdulillah lancar dan tidak ada kendala. Genset-genset jika listrik mati juga sudah disiapkan. Jadi pelaksanaan ujian kali ini relatif lancar,” ujar Abu Bakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengaku, dengan sistem UNBK, tujuan Pemerintah untuk mencetak siswa jujur akan tercipta. “Dengan UNBK ini, siswa akan jujur, karena tidak bisa Menyontek, mengingat ada banyak kombinasi soal,” ujarnya. (rif/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...