Menhub Terima Usulan Gubernur Jatim Soal Double Track KA Jalur Tengah Surabaya - Madiun

Menhub Terima Usulan Gubernur Jatim Soal Double Track KA Jalur Tengah Surabaya - Madiun ilustrasi: double track rel KA.

Usulan Pakde Karwo tersebut mendapat tanggapan positif, Menteri Perhubungan RI, Ignasius Johan memberi lampu hijau untuk Pakde Karwo. Terkait pembangunan double track dan keperluan transportasi perkeretaapian, Kementerian Perhubungan RI telah mengalokasikan dana APBN sebesar Rp. 1.252.631.210.000,-

Anggaran tersebut diantaranya untuk membangun double track Kereta Api Lintas Selatan Jawa antara Madiun-Kedungbanteng sebesar Rp. 75,54 Miliar, double track Jombang-Wonokromo Rp. 15 Miliar, dan double track Jombang-Madiun sebesar Rp. 590,77 Miliar. Ditargetkan, pada 2018 atau 2019 seluruh jalur tersebut dapat beroperasi.

Selain double track, Pakde Karwo juga mengusulkan pembangunan bandara-bandara di wilayah kepulauan, diantaranya di Pulau Kangean dan Pulau Masalembo, keduanya berada di wilayah Madura. Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan kapal perintis untuk menuju ke pulau tersebut.

“Kendalanya, saat ombak mencapai 2 meter, kapal tidak berani kesana. Sehingga masyarakat disana menjadi terisolir, karena itulah, keberadaan bandara merupakan kebutuhan utama. Saya usulkan, dua bandara ini harus segera dibangun,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pakde Karwo juga mengusulkan untuk membangun bandara bertaraf internasional di Malang Selatan, tepatnya di Purboyo, sedangkan Bandara Abdulrachman Saleh akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan Hankam, khusunya TNI AU.

Jika hal itu terwujud, maka bandara Purboyo bisa melayani minimal 11 kabupaten/kota di Jatim, diantaranya Kabupaten/Kota Pasuruan, Malang, Blitar, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri.(yul/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO