Sebelas PTS di Jawa Timur Terancam Ditutup

Sebelas PTS di Jawa Timur Terancam Ditutup Menristekdikti, Moh Nasir. foto: nurqomar/ BANGSAONLINE

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menurunkan jumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dibina atau dinonaktifkan. Hal itu disampaikan Menristekdikti, Moh Nasir usai memberikan Kuliah umum di Universitas Darul Ulum Sukodadi Lamongan, Minggu (27/12).

Dikatakannya dari 119 perguruan tinggi (PT) yang masih berstatus nonaktif pada bulan lalu, Desember ini telah berkurang menjadi 52 PTS yang harus menyelesaikan permasalahan nonaktif PTSnya hingga akhir Desember 2015. "Kalau masih belum bisa selesai sampai akhir Desember, ada 11 PTS yang akan ditutup," ujarnya.

PTS yang akan ditutup ini, beberapa di antaranya juga merupakan PTS di Surabaya. Namun, Nasir enggan menyebutkan PTS yang sudah berada di garis merah penutupan ini. "Ada datanya, tapi saya tidak hafal," katanya.

Dikatakan Menristek, PTS yang dinyatakan tutup itu karena disebabkan banyak hal, di antaranya tak mampu mencari mahasiswa, dosen atau karena konflik kepengurusan yayasan. Selain itu juga ditengarai oleh ketidakmampuan mereka memenuhi persyaratan yang diminta oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. "Jadi, mereka sendiri yang menyatakan tutup kepada Kopertis," katanya.

Simak berita selengkapnya ...