Minggu, 26 Mei 2019 22:59

Memancing Nila, Siapkan Berbagai Jenis Umpan

Senin, 28 April 2014 10:57 WIB
Editor: rosihan c anwar
Memancing Nila, Siapkan Berbagai Jenis Umpan
memancing, bisa hilangkan stres dan melatih kesabaran. foto:istimewa

IKAN NILA adalah varitas baru dari ikan mujair, dewasa ini banyak jenis ikan nila, ada gips, nila biru, nila merah, nila batu, nila hitam dll.

Ikan nila termasuk ikan predator dengan tingkat resistensi yang tinggi, ia bisa hidup dan berkembang pada perairan rawa, air payau di daerah pasang surut sampai di pegunungan, sebetulnya ikan nila (mujair) bukanlah asli ikan Indonesia menurut beberapa teori ia berasal dari Afrika melintas laut sampai di Indonesia dan ditemukan petama kali oleh pak Mujair jadilah nama ikan tersebut di Indonesia sebagai ikan mujair.

Mancing ikan nila gampang-gampang susah, kalau ia lagi mood begitu pancing dilempar langsung disogotnya sayangnya mood ikan ini tidak setiap waktu, kalau ia sedang mogok makan walaupun umpan dilempar di depan mulutnya ia cuek aja, alih-alih makan umpan ia malah kabur, sungguh menjengkelkan, tapi kalau anda tau triknya ternyata mancing nila sangat mudah walaupun ia lagi mogok makan.

Kuncinya adalah pada umpan. Yang paling favorit adalah lumut. Meski begitu, ikan nila sesungguhnya lebih menyukai tumbuh-tumbuhan, seperti daun talas, daun singkong, rumput, termasuk lumut, meski sesungguhnya juga termasuk ikan pemakan segala/Omnivora seperti kita.

Lumut yang dimaksud adalah berwana hijau dengan bentuk seperti gumpalan rambut, lumut sepertiitu bisa kita dapatkan dengan mudah, karena biasanya lumut tumbuh pada genangan air yangcukup lama tak tersentuh manusia, seperti genangan bekas kolam ikan yang tak terpakai, sawah yang baru ditanami padi/yang masih terdapat airnya.

Kadang kita dibuat pusing karena kadang lumut yang kita temui berbentuk kasar/kaku, atau malah sangat lembut, disini perlu diketahui bahwa jenis lumut tersebut juga mempengaruhi hasil dari ikan yang kita pancing, karna biasanya ikan besar lebih menyukai lumut kasar/kaku, sedang ikan kecil lebih menyukai lumut halus.

Ketika umpan lumut tak disambar, kita bisa beralih ke umpan udang kecil/rebon. Udang-udang ini termasuk makanan keseharian nila, karena memang hidup di air tawar. Disarankan memakai udang yang masih hidup.

Kalau pun udang tak disambar, ada umpan lain, yaitu kroto. Dan tentu saja, makanan all round, yaitu cacing.

Sumber: HARIAN BANGSA edisi 27 Mei 2014
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...