Anggota Satpolairud Polres Lamongan saat melakukan pencarian nelayan asal Tuban yang dilaporkan hilang di perairan Brondong
Guntur menjelaskan, sebelum kejadian, KM Gunung Baru GT 25 berangkat dari Pelabuhan TPI Desa Bulu, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB menuju perairan Laut Gresik untuk mencari ikan. Kapal tersebut membawa 27 orang yang terdiri atas seorang nakhoda dan 26 ABK, termasuk korban.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Soliin masih terlihat berada di atas kapal bersama ABK lainnya. Namun, saat dilakukan pengecekan sekitar pukul 18.00 WIB, korban sudah tidak berada di atas kapal dan diduga terjatuh ke laut di perairan utara Kecamatan Brondong.
Mengetahui korban hilang, para ABK langsung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil.
Selanjutnya, nakhoda kapal bernama Safii segera menghubungi Maftukan selaku pemilik kapal untuk melaporkan kejadian tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak berwenang sehingga operasi pencarian dapat segera dilakukan.
Saat ini, Satpolairud Polres Lamongan terus berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Gresik, Satpolairud Polres Tuban, BPBD Lamongan, Basarnas Lamongan, serta BKO Polda Jatim dalam upaya menemukan korban.
"Hingga Kamis (11/6/2026), korban masih belum ditemukan. Sementara KM Gunung Baru bersama 26 ABK lainnya masih berada di perairan sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian, " pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




