Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah Jawa Timur, Abdul Halim Subahar, menjelaskan kuota beasiswa STEM tahun ini mencapai 60 orang.
Rinciannya, sebanyak 40 penerima untuk jenjang S1 dan 20 penerima untuk jenjang S2.
Selain jalur STEM, beasiswa reguler tetap dibuka dengan kuota 20 penerima untuk jenjang S1, 15 penerima untuk S2, dan 10 penerima untuk S3.
“Total keseluruhan mencapai 1.100 penerima, termasuk kuota 30 orang untuk mahasiswa S2 di Al-Azhar,” jelasnya.
Sementara itu, untuk program beasiswa ke Al-Azhar, calon penerima diwajibkan mengikuti proses seleksi yang cukup ketat. Selain kemampuan akademik, peserta juga harus menguasai kitab kuning, bahasa Arab, dan hafalan Al-Qur'an.
“Untuk S1 minimal hafal 5 juz, sedangkan S2 minimal 15 juz dan ditargetkan lulus dengan 30 juz. Artinya lulusan S2 Al-Azhar dari program ini diharapkan menjadi hafidz,” pungkasnya. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




