Bupati Gresik bersama Ketua DPRD Gresik dan Kepala DPUTR Gresik ketika menjadi narasumber dalam dialog publik. Foto: Ist
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik menyatakan komitmen legislatif mendorong percepatan pembangunan JPD.
“Kebutuhan penuntasan jalan poros desa sangat besar. Tugas kami di DPRD adalah menentukan skala prioritas berdasarkan hasil musrenbang, pokok-pokok pikiran dewan, dan hasil reses,” ujarnya.
Syahrul menekankan pengawasan pembangunan jalan membutuhkan peran aktif masyarakat dan media.
“Kalau ada persoalan di lapangan silakan dilaporkan kepada kami. Harapannya semua pihak bisa bersama-sama mengawal pembangunan agar berjalan lebih baik dan produktif,” tuturnya.
Sedangkan Kepala DPUTR Gresik menyebut, perbaikan JPD tetap menjadi prioritas APBD 2026. Dari 218 ruas jalan, 22 ruas diprioritaskan dalam Perubahan APBD 2026, terutama di Gresik Selatan yang kerap terdampak banjir.
“Kami mulai menggunakan konstruksi beton pada sejumlah ruas karena dinilai lebih sesuai dengan kondisi lapangan dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” ucapnya. (adv/hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




