Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan zakat produktif kepada 100 pedagang lansia di Pasar Bentoel dan lansia pelaku UMKM di sekitar UPT RSBN Malang.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 500 ribu untuk membantu mengembangkan usaha kecil yang mereka jalankan.
Selain itu, bantuan sembako juga diberikan kepada 250 lansia. Daging kurban turut disalurkan kepada seluruh lansia yang hadir dalam peringatan HLUN 2026 di Jatim.
Gubernur Khofifah menilai para lansia tetap memiliki semangat dan potensi besar untuk terus berkarya di tengah masyarakat.
“Lansia harus terus diberi ruang untuk berdaya karena pengalaman dan semangat mereka menjadi kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Perhatian terhadap kesehatan lansia juga menjadi bagian penting dalam peringatan HLUN 2026 di Jatim.
Di area Posyandu Lansia, para lansia tampak antre tertib menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Sebanyak 100 lansia mendapatkan layanan kesehatan hasil kolaborasi IKA Unair bersama RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.
Selain layanan kesehatan umum, para lansia juga antusias mengikuti pemeriksaan mata gratis. Sebagian mengaku penglihatannya mulai kabur saat membaca maupun beraktivitas sehari-hari.
Melalui layanan pemeriksaan mata dan pembagian 100 kacamata baca dari RSMM Surabaya, para lansia memperoleh bantuan yang sangat bermanfaat untuk mendukung aktivitas mereka. Tak cukup sampai di situ, Pemprov Jatim juga memberikan alat bantu mobilitas kepada lansia yang mengalami keterbatasan gerak. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




