Jelang Armuzna, Ini Taushiah Penting Amirulhaj Prof Kiai Asep kepada Jemaah Haji dan Petugas Haji

Jelang Armuzna, Ini Taushiah Penting Amirulhaj Prof Kiai Asep kepada Jemaah Haji dan Petugas Haji Amirulhaj Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dan para Amirulhaj lainnya serta Menteri Haji dan Umrah RI Dr Mochammad Irfan Yusuf. Foto: M. Sulthon Neagara/bangsaonline

MAKKAH, BANGSAONLINE.com - Menjelang wukuf di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Amirulhaj Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA, menyampaikan taushiah kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan jemaah haji agar ibadah hajinya sempurna. Taushiah itu juga terkait dengan para yang mengenakan kain . Sekedar informasi, RI mengeluarkan aturan bahwa yang belum pernah naik haji diperbolehkan memakai kain .

Menurut , walaupun petugas yang belum pernah haji diperbolehkan mengenakan kain , tapi ia berharap para tidak mengurangi kewajibannya saat bertugas. Mereka harus tetap memberikan pelayanan maksimal dan terbaik kepada jemaah haji.

Taushiah itu disampaikan agar para tidak terbebani . Menurut dia, yang berniat tapi mengenakan seragam (bukan kain ) maka mereka dikenakan tartib, yakni membayar sekitar 750 Riyal atau setara Rp 3.535.628. Tergantung harga kambing. Otoritas Arab Saudi menetapkan sebesar 720 Riyal Saudi (SAR) atau sekitar Rp3,1 juta hingga Rp3,3 juta.

“Ya sepanjang masih punya uang, mereka harus membayar (sekitar) 750 riyal. Mereka kan punya uang. Kalau gak punya uang boleh puasa, dan kalau puasa gak kuat, baru bisa bayar dengan cara ngasih makan enam fuqara di tanah haram. Petugas-petugas kebersihan di masjidil haram itu sudah termasuk fuqara. Dan jumlahnya masing-masing sekitar 15 riyal,” papar kepada Mohammad Sulthon Neagara, wartawan BANGSAONLINE yang mewawancarainya di Makkah, Sabtu (23/5/2026) waktu Arab Saudi.

juga menjelaskan takhyir yakni akibat tidak sengaja.

“Misalnya tidak sengaja memakai wangi-wangian atau mencabut rambut sebanyak 3 helai. Itu nya ala takhyir. Kalau takhyir boleh memilih, menyembelih kambing atau 750 riyal, atau puasa hanya 3 hari di sini, atau kasih makan 6 orang kurang lebih 100 riyal,” tutur putra pendiri NU dan pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO