Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ambulans Desa Tamansari Pasuruan, Selisih Rp195 Juta Disorot LSM

Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ambulans Desa Tamansari Pasuruan, Selisih Rp195 Juta Disorot LSM Imam Rusdian

Menurutnya, persoalan itu tidak lagi sekadar menyangkut administrasi atau pembayaran.

“Kalau asetnya sudah tidak jelas keberadaannya, maka ini bukan hanya soal administrasi atau pembayaran, tetapi sudah menyentuh tanggung jawab hukum yang harus ditelusuri secara menyeluruh,” kata dia, Minggu (17/5/2026).

"Jika terdapat indikasi awal kerugian keuangan negara maka aparat penegak hukum wajib bergerak. Penyelidikan tidak boleh menunggu tekanan publik yang lebih besar,” tambahnya.

Menurutnya, seluruh alur penggunaan anggaran dan keberadaan aset harus dibuka secara transparan kepada publik.

Pihaknya juga mendesak Inspektorat Kabupaten segera melakukan audit investigatif secara menyeluruh.

"Kami bersama warga menginginkan kepada Pihak Insprektorat Kabupaten segera melakukan tindakan audit Investigasi menyeluruh,dan saya minta apabila memang terbukti ada penggunaan uang negara tidak pada semestinya segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, Kepala Desa belum memberikan keterangan resmi terkait status pembayaran maupun keberadaan unit mobil ambulans tersebut. (ard/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Penuhi Air Bersih Warga, Pemdes Krandegan Sukseskan Program SPAM dari PUPR':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO