Perayaan HUT ke-112 Kota Malang.
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Kota Malang resmi berdiri sejak 1 April 1914 dan kini memasuki usia ke-112 tahun. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mencetuskan tema peringatan tahun ini, 'Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas', sebagai komitmen untuk menuntaskan pembangunan dan menghadirkan kota yang semakin berkelas.
"Karena kita menyadari bahwa, perjalanan ke depan tidak akan semakin mudah, tantangan global, perubahan sosial, serta dinamika perkotaan menuntut kita untuk terus bergerak cepat, tepat dan terukur," paparnya.
Tema itu dimaknai sebagai keberanian menembus inovasi, teknologi, budaya, dan pembangunan, sekaligus komitmen menyelesaikan program secara akuntabel. Identitas 'Mbois Berkelas' digambarkan sebagai jati diri Kota Malang yang keren, membanggakan, berstandar tinggi, namun tetap menjunjung budaya dan solidaritas warga.
Sebagai simbol penguatan identitas, Pemkot Malang merencanakan busana khas kota dengan filosofi perpaduan nilai lokal, sejarah, dan nuansa kolonial. Unsur ikonik seperti Tugu Malang, bunga teratai, motif batik kawung dari biji kopi pecah, serta estetika klasik diangkat sebagai representasi kota heritage.
"Tentu busana khas ini menjadi representasi jati diri, kebanggaan serta penguat citra Kota Malang sebagai Kota heritage yang mbois dan berkelas," ucap Wahyu.
Momentum HUT ke-112 juga menjadi refleksi capaian Kota Malang. Tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 85,55, angka kemiskinan turun ke 3,85 persen, pengangguran 3,95 persen, dan pertumbuhan ekonomi 5,92 persen.
Kota Malang juga meraih 3 penghargaan internasional, termasuk predikat Kota Kreatif Dunia UNESCO bidang Media Art.
"Capaian positif ini menjadi fondasi kuat sekaligus cerminan dari berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan," kata Wahyu.
Sepanjang 2025-2026, Kota Malang menorehkan 37 penghargaan nasional, 29 tingkat provinsi, dan 2 regional. Wali Kota Malang menegaskan, capaian tersebut harus menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi.
"Mari kita jaga semangat kebersamaan, kita rawat rasa memiliki kota ini, dan kita wujudkan Kota Malang sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga unggul dalam karakter, budaya, dan kualitas hidup warganya," pungkasnya. (dad/mar)

























