Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (enam dari kiri) bersama Menteri Lingkungan Hidup (tujuh dari kiri) usai kegiatan Apel. (Ist)
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com – Pelaksana Harian (Plh) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond, menegaskan komitmennya dalam mendukung lingkungan hidup yang bersih melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik Indah).
Hal itu disampaikan usia memimpin apel siaga Gerakan Indonesia ASRI bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Kota Malang pada Minggu (29/4/2026)
Usai apel, kegiatan dilanjutkan korve/kerja bakti massal guna mengatasi penumpukan sampah di kawasan Jalan Ijen.
“Pada kegiatan Korve ini merupakan tindak lanjut arahan dari bapak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan aksi nyata di bidang lingkungan hidup,” kata Raymond.
Ia menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI ini melibatkan kolaborasi masif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta masyarakat.
“Ini merupakan aksi nyata kerja bakti memungut sampah guna mengatasi penumpukan sampah di kawasan Jalan Ijen, tepatnya di area bebas kendaraan bermotor,” ujarnya.
Selain itu, Korve juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mengatasi permasalahan sampah melalui pemilahan sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga.
“Nantinya penanganan sampah dari Kota Malang dan Kota Batu direncanakan akan terintegrasi di Kabupaten Malang, tepatnya di kawasan Exit Tol Pakis,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, juga menginstruksikan setiap hari Rabu dan Jumat untuk mengadakan kerja bakti bersama, termasuk di dunia pendidikan setiap sebelum masuk ke sekolah melaksanakan kerja bakti di lingkungan sekolah masing-masing.
Wahyu mengakui, terkait beberapa hal persoalan sampah di Kota Malang disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat.
“Masih banyak masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Ini memicu banjir di beberapa titik Kota Malang,” ujar wahyu Hidayat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




