Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Muchammad Rafi Wibisono.
Rafi menilai pengalihan moda transportasi bisa menjadi solusi jangka panjang. ASN tetap masuk kantor, pelayanan publik berjalan normal, namun konsumsi BBM tetap ditekan, di mana ditegaskan bahwa WFH tidak boleh dijadikan satu-satunya opsi.
“WFH boleh saja, tapi jangan jadi opsi utama. Harus dilihat dampaknya secara menyeluruh,” ucapnya.
Selain itu, ia menyoroti kondisi transportasi umum yang perlu ditingkatkan agar ASN lebih mudah beralih.
“Kalau transportasi umum kita sudah nyaman dan terjangkau, ASN pasti lebih mudah beralih. Ini juga bisa jadi momentum pembenahan,” cetusnya.
Rafi menekankan pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas. Ia menyarankan Pemkab Sidoarjo mempertimbangkan berbagai opsi, mulai dari skema transportasi ASN, sistem kerja hybrid, hingga penguatan layanan digital.
“Prinsipnya, efisiensi jalan, tapi pelayanan publik tetap maksimal,” pungkasnya. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




