Pemprov Jatim dan BNPB Siapkan Langkah Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau

Pemprov Jatim  dan BNPB Siapkan Langkah Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau

Sementara itu, Kepala Suharyanto menyatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi kering terus ditingkatkan, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Indonesia sangat luas. Saat beberapa daerah masih banjir, di wilayah lain seperti Riau sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kesiapsiagaan harus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan bencana dilakukan secara kolaboratif mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat, termasuk penguatan satuan tugas darat untuk respons awal kebakaran.

Selain itu, bersama pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai langkah penyediaan air, seperti pembangunan sumur, distribusi air dari sumber terdekat, hingga kemungkinan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Sebagai langkah antisipasi, juga akan menyiagakan helikopter water bombing di sejumlah titik strategis di Jawa Timur, di antaranya Lanud Iswahjudi Madiun dan Juanda Surabaya.

“Puncak diprediksi terjadi pada Agustus 2026. Kami siapkan segala kebutuhan, termasuk heli water bombing sesuai kondisi di lapangan,” pungkas Suharyanto. (dev/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Musim Kemarau Tahun ini Tak Sesuai Harapan Pengrajin Batu Bata Merah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO