Gubernur Khofifah saat menerima penjelasan terkait penyaluran aspal drum untuk perbaikan jalan.
“Perbaikan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan program ini kita ingin memastikan aksesibilitas masyarakat semakin baik sehingga mobilitas dan aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lancar,” paparnya.
Secara teknis, total bantuan aspal drum sejak 2024 hingga 2026 diperkirakan mampu memperbaiki jalan kabupaten dan desa seluas 485.000 meter persegi, setara hampir 100 kilometer ruas jalan. Khofifah menilai perbaikan infrastruktur jalan berdampak langsung pada distribusi barang, mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ketika jalan semakin baik, distribusi barang dan mobilitas masyarakat juga semakin lancar. Ini tentu akan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan di daerah,” kata Khofifah.
Ia berharap, kolaborasi antara Pemprov, kabupaten, dan desa terus diperkuat.
“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan kerja bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa, kita bisa menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




