Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Gus Qowim saat foto bersama tamu undangan dan anak yatim. (Ist)
Mbak Wali menambahkan Ramadan ini menjadi pengingat baginya, bahwa jabatan ini adalah amanah. Amanah untuk melayani, berlaku adil, memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Kepemimpinan harus dibangun di atas nilai keikhlasan dan keberpihakan kepada masyarakat.
"Mari kita jaga terus kerukunan yang sudah terbangun indah di kota ini. Jangan beri ruang pada perpecahan. Jangan beri ruang pada prasangka," ajaknya.
Ketua PP Wali Barokah, Sunarto, menyampaikan harapan dari penyelenggaraan buka bersama dan santunan 100 anak yatim dan 750 paket sembako untuk dhuafa agar bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini dapat terwujud berkat partisipasi dari perorangan, dunia usaha, maupun komunitas.
"Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Intinya kami peduli dan ingin bermanfaat," kata Sunarto.
Menurut Sunarto, acara ini bertujuan untuk ukuwah dan jalinan silaturahmi. Sekaligus sebagai bentuk sumbangsih untuk mewujudkan Kota Kediri yang maju, agamis, produktif, aman, dan ngangeni (MAPAN), yang senantiasa menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan kekompakan.
"Sebagai bagian dari masyarakat Kota Kediri kami ucapkan terima kasih dan sukses bagi Pemerintah Kota Kediri. Di mana di satu tahun kepemimpinan Mbak Wali dan Gus Qowim telah banyak meraih prestasi di berbagai bidang," katanya.
Turut mendampingi, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua Yayasan Wali Barokah Achmad Fawwaz Abd. Aziz, Wakil Ketua DPRD Sudjono Teguh, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, perwakilan Forkopimda, Danki Brimob, Dansubdenpom, Ketua PCNU KH. Abu Bakar Abdul Jalil, Ketua DPD LDII Agung Riyanto, Kepala Kantor Kemenag A. Zamroni, jajaran Pemerintah Kota Kediri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




