DLH Kota Batu Apresiasi Sistem Desentralisasi Pengelolaan Sampah Desa

DLH Kota Batu Apresiasi Sistem Desentralisasi Pengelolaan Sampah Desa Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni.

Sedangkan Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah kini difokuskan melalui 34 unit Tempat Pengolahan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R). 

“Pemkot Batu menambah unit TPS3R dari 19 menjadi 34, memindahkan tanggung jawab pengolahan sampah dari TPA ke tingkat desa agar lebih dekat dengan sumbernya. Program utamanya meliputi penggunaan komposter rumah tangga, pengolahan sampah organik menjadi kompos, dan penguatan ekonomi sirkular, dengan total sampah mencapai 44 ribu ton per tahun,” paparnya.

DLH Kota Batu juga meluncurkan Gerakan Dekomposter Desa dan Kelurahan dengan distribusi 10 ribu komposter rumah tangga. Selain itu, kebijakan zero waste dan one day process diterapkan saat musim liburan untuk mengatasi lonjakan sampah. 

Tren pengaduan masyarakat pun menurun dari 16 kasus pada 2024 menjadi 13 kasus pada 2025. Program Desa Berseri turut mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. 

Dengan pendekatan desentralisasi, Kota Batu menargetkan pengurangan sampah dari hulu serta peningkatan kesadaran masyarakat dan pengelola wisata demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (adv/adi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO