Fasilitas SMPN 1 Balung, Jember, kini lebih modern setelah mendapatkan revitalisasi sebesar Rp4,2 miliar dari pemerintah pusat.
Masalah tidak berhenti pada banjir. Minimnya ruang kelas sempat memaksa pihak sekolah memutar otak demi menampung 24 rombongan belajar dengan hanya 20 ruang yang tersedia. Akibatnya, fasilitas penunjang seperti laboratorium terpaksa dialihfungsikan menjadi ruang kelas darurat.
Perubahan drastis mulai terasa pada tahun 2025 saat SMPN 1 Balung menerima dana revitalisasi sebesar Rp4,2 miliar—salah satu nominal bantuan terbesar untuk jenjang SMP di Jember. Anggaran fantastis tersebut dialokasikan secara efektif untuk membangun empat ruang kelas baru dan dua unit toilet.
Selain bangunan baru, pembenahan total juga dilakukan pada tujuh ruang kelas lama, dua laboratorium, ruang UKS, ruang BK, hingga area administrasi.
“Sekarang laboratorium dan ruang multimedia sudah bisa difungsikan kembali sebagaimana mestinya karena kebutuhan ruang kelas telah terpenuhi. Dana bantuan langsung masuk ke rekening sekolah dan kami kelola secara terbuka demi kepentingan peserta didik,” tegas Rokhim.
Menutup pernyataannya, Mohammad Rokhim optimis bahwa perbaikan sarana ini akan menjadi batu loncatan bagi peningkatan mutu SDM di Jember. Dengan fasilitas yang kini memadai, ia yakin prestasi siswa akan terus melejit dan mampu bersaing di jenjang yang lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




