Wisatawan Mancanegara ke Jatim Melonjak 40 Persen, Lia Istifhama Apresiasi Kebijakan Pemprov

Wisatawan Mancanegara ke Jatim Melonjak 40 Persen, Lia Istifhama Apresiasi Kebijakan Pemprov Anggota DPD RI asal Jatim, Lia Istifhama, saat berbincang dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang sukses memperkuat sektor pariwisata. Kebijakan yang menitikberatkan pada aspek keamanan dan kenyamanan tersebut dinilai memberikan efek domino positif bagi perekonomian masyarakat.

Menurut Lia, langkah responsif yang diambil Pemprov Jatim telah membuahkan hasil nyata, terutama pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang sangat signifikan.

“Keamanan dan kenyamanan menjadi faktor kunci dalam pariwisata. Kebijakan Pemprov Jawa Timur yang responsif dan antisipatif terbukti meningkatkan kepercayaan wisatawan,” ujar Lia dalam keterangannya di Surabaya, Jumat (14/2/2026).

Berdasarkan data terbaru, kunjungan wisman ke Jawa Timur melonjak hingga 40 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnu) juga mengalami kenaikan sebesar 18 persen.

Lia menilai capaian ini membuktikan efektivitas pemerintah daerah dalam menciptakan iklim pariwisata yang kondusif. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa geliat pariwisata ini turut menghidupkan sektor pendukung lainnya.

"Peningkatan kunjungan wisata tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga menggerakkan sektor lain seperti UMKM, transportasi, dan ekonomi kreatif masyarakat lokal," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, menjelaskan bahwa kesuksesan ini merupakan buah dari langkah-langkah preventif. Pemprov Jatim secara aktif melakukan mitigasi risiko di berbagai destinasi, termasuk melalui teknologi modifikasi cuaca dan penguatan sistem kesiapsiagaan bencana.

“Langkah-langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Jawa Timur,” jelas Evy.

Ia menegaskan bahwa strategi mitigasi ini sangat vital untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata dan mempertahankan kepercayaan pasar internasional. Dengan integrasi antara promosi yang gencar serta jaminan keamanan yang solid, Pemprov Jatim optimistis pariwisata akan terus menjadi motor penggerak kesejahteraan warga Jawa Timur.