Fenomena hujan deras disertai rintikan es batu mengguyur wilayah Kota maupun Kabupaten Pasuruan, Sabtu (31/1/2026) petang.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Fenomena alam tak lazim menghebohkan warga Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Hujan es batu tiba-tiba turun bersamaan dengan angin kencang. Fenomena ini memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah, khususnya sekitar Kecamatan Kraton, Sabtu (31/1/2026).
Peristiwa langka ini terjadi tanpa tanda-tanda sebelumnya. Butiran es berukuran kecil jatuh bersama air hujan dan menghantam permukiman warga, terutama di beberapa desa di Kecamatan Kraton.
Rekaman video amatir warga menunjukkan es menutupi permukaan tanah dalam waktu singkat. Hujan es berlangsung sekitar sepuluh menit. Intensitas hujan yang tinggi disertai embusan angin kencang membuat situasi semakin mencekam. Warga mengaku terkejut karena sebelumnya cuaca terpantau normal.
Kepanikan juga terjadi di Desa Pulokerto. Seorang pemancing bernama Fikri mengaku langsung menyelamatkan diri saat hujan es tiba-tiba mengguyur lokasi pemancingan.
“Awalnya hujan biasa, lalu tiba-tiba terdengar suara keras. Kami baru sadar itu hujan es, anginnya kencang sekali,” kata Fikri.
Tak hanya membuat warga berlarian, angin kencang yang menyertai hujan es juga menyebabkan sejumlah sepeda motor milik pemancing terjatuh di sekitar lokasi.
Kepala Dusun Pulokerto, Samian, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut hujan es batu merupakan fenomena yang jarang terjadi dan sempat membuat warga cemas.
“Warga panik karena ini jarang terjadi. Namun tidak ada kerusakan maupun korban jiwa,” ujar Samian.
Meski tidak menimbulkan dampak serius, hujan es batu ini menjadi peringatan akan cuaca ekstrem yang semakin sulit diprediksi. Warga diimbau tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.
Hingga Sabtu petang, kondisi cuaca di wilayah Pasuruan dilaporkan kembali berangsur normal. Namun, potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu. (maf/par)






