Ilustrasi
SUMENEP, BANGSAONLINE.com – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali menggegerkan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun diduga menjadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri, seorang remaja yang masih berstatus pelajar madrasah tsanawiyah (MTs).
Kasus memilukan ini mencuat setelah ayah korban, berinisial S, melayangkan laporan resmi ke Polres Sumenep pada Sabtu, 10 Januari 2026.
BACA JUGA:
Peristiwa kelam ini diduga terjadi pada Desember 2025. Saat itu, S sedang bekerja merantau di Jakarta sebagai penjaga toko kelontong. Ia mendapatkan kabar mengejutkan dari pihak keluarga di Sumenep, bahwa putrinya mengeluhkan rasa sakit pada bagian alat vitalnya.
“Saya langsung curiga ada perlakuan tidak senonoh. Tapi saya baru bisa pulang ke Madura pada Januari 2026 karena harus menunggu pengganti di toko,” jelas S saat memberikan keterangan.
Sekembalinya ke kampung halaman, S sempat mengonfirmasi langsung kepada terduga pelaku. Meski remaja tersebut membantah, kecurigaan S semakin kuat hingga akhirnya ia membawa sang anak ke tenaga kesehatan. Hasil pemeriksaan medis pun memperkuat dugaan adanya tindak asusila.
“Dokter memastikan anak saya sudah jadi korban asusila. Itu sebabnya dia kesakitan,” tambah S.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




