Lapas Pamekasan Gelar Tes Urine Dadakan, Semua Petugas dan Napi Negatif Narkoba

Lapas Pamekasan Gelar Tes Urine Dadakan, Semua Petugas dan Napi Negatif Narkoba Kalapas Pamekasan, Syukron Hamdani, saat mengikuti tes urine.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Lapas Kelas IIA Pamekasan menggelar tes urine mendadak terhadap puluhan petugas hingga warga binaan sebagai bentuk komitmen perang melawan narkoba.

Tes dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sesaat setelah jajaran lapas mengikuti rapat virtual bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Instruksi tes urine disampaikan secara tiba-tiba dan langsung dilaksanakan di lokasi, Rabu (7/1/2026).

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, menegaskan pemeriksaan dilakukan menyeluruh dan tanpa kompromi. Seluruh pegawai yang bertugas hari itu wajib mengikuti tes. 

“Ini bukan seremonial. Tes dilakukan mendadak agar hasilnya objektif. Petugas lapas harus menjadi garda terdepan dan bebas dari narkoba,” ujarnya.

Sebanyak 57 pegawai, termasuk regu pengamanan, menjalani tes urine. Selain itu, 30 petugas magang dari Kementerian Ketenagakerjaan juga ikut diperiksa sebagai bagian dari pengawasan internal. 

Dari total 857 warga binaan, 30 narapidana dipilih secara acak untuk menjalani pemeriksaan serupa. Hasilnya, seluruh peserta (baik petugas maupun warga binaan) dinyatakan negatif narkotika. 

Syukron menilai temuan ini memperkuat komitmen Lapas Pamekasan menjaga integritas institusi pemasyarakatan. 

“Kami terus diingatkan untuk menjauhi narkoba. Petugas lapas harus bersih, karena dari sinilah kepercayaan publik dibangun,” tuturnya.

Ia menambahkan, tes urine mendadak akan rutin digelar bersama penggeledahan di blok hunian maupun area kerja. 

“Komitmen pemberantasan narkoba tidak bisa ditawar. Siapa pun, baik petugas maupun warga binaan, wajib patuh demi mewujudkan lapas yang aman dan bersih dari narkotika,” pungkasnya. (dim/mar)