Kepala Dishub Jatim, Nyono. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
“Pengaturannya fleksibel, menyesuaikan kondisi agar arus tetap lancar,” ucapnya.
Dishub Jatim turut memperkuat aspek keselamatan dengan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check di terminal tipe B, pool angkutan umum, hingga kawasan wisata secara acak.
“Yang utama kendaraan harus laik jalan dan pengemudi cukup istirahat. Kalau sudah lelah, wajib berhenti,” kata Nyono.
Terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan meningkat pada Januari, Dishub Jatim mengakui faktor cuaca turut berpengaruh terhadap keselamatan lalu lintas. Koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait terus dilakukan sebagai langkah mitigasi.
“Cuaca sangat berpengaruh terhadap kecelakaan lalu lintas. Kami antisipasi bersama,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




