Warga Dusun Jambaran, Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, saat menjaga makam.
Tradisi ini membawa konsekuensi ekonomi besar bagi keluarga berduka, yang harus menyiapkan jamuan makan hingga 2 kali semalam.
“Pihak keluarga terkadang harus memotong sampai 2 ekor sapi untuk menjamu warga yang berjaga,” kata Andi.
Namun, aktivitas melekan kerap disayangkan karena sebagian warga mengisi waktu dengan perjudian kartu.
“Sayangnya, mereka memanfaatkan momen itu dengan main judi,” keluhnya.
Sekretaris Desa Plalangan, Suwardi, menuturkan hampir seluruh dusun di desanya masih menjalankan tradisi ini. Meski pihak desa bersama tokoh agama berupaya memberikan edukasi, tradisi yang berakar puluhan tahun tetap sulit dihapus dari pola pikir masyarakat pegunungan Situbondo. (sbi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




