Rapat Koordinasi Akhir Tahun GTRA atau Gugus Tugas Reforma Agraria yang diikuti jajaran Kantah Kota Pasuruan di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Setdaprov Jatim.
“Jawa Timur selalu nomor satu dalam legalisasi aset. Saat ini pertumbuhan kita 5,22% di atas nasional. Jawa Timur punya daya saing yang luar biasa dan selalu dijadikan piloting oleh daerah lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Jatim, sekaligus Ketua Pelaksana Harian GTRA, Asep Heri, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga.
“Rapat ini sebagai penyamaan persepsi antarinstansi terkait. Selain itu juga agar dapat merumuskan langkah kolaboratif yang lebih terarah dalam rangka percepatan pelaksanaan reforma agraria di Jawa Timur,” tuturnya.
Sedangkan Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari, menegaskan bahwa Reforma Agraria tetap menjadi program strategis pemerintah.
“Reforma agraria merupakan salah satu program strategis dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. Ini merupakan implementasi juga dari Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA),” ungkapnya.
Momentum rapat ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor dan memantapkan langkah bersama dalam mempercepat implementasi Reforma Agraria di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur, baik melalui penataan aset maupun akses, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




