Forum Kolaborasi Dinkes-KWG, Bupati Gresik Dorong Masyarakat Lakukan CKG untuk Deteksi Dini Penyakit

Forum Kolaborasi Dinkes-KWG, Bupati Gresik Dorong Masyarakat Lakukan CKG untuk Deteksi Dini Penyakit Dari kiri, Ipda Andreas Dwi Anggoro, Fandi Akhmad Yani, Raden Achmad Nur Rizky, dan M. Syuhud Almanfaluty dalam forum kolaborasi dialog publik. Foto: Ist.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab Gresik telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga berobat gratis di rumah sakit kelas 3 cukup dengan menunjukkan KTP atau KK Gresik. 

Ia juga menyoroti tantangan hak kesehatan karyawan di kota industri seperti Gresik.

“Kalau ada karyawan yang sakit tiba-tiba di pabrik terus dibawa ke puskesmas, maka tetap harus dilayani, jangan ditolak,” tegasnya.

Menurutnya, Pemkab Gresik tetap mengutamakan pelayanan kesehatan sambil mengambil langkah pengawasan, jika kemudian ditemukan perusahaan tidak membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan karyawan.

“Untuk itu, kita bentuk Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Ketenagakerjaan Gresik. Tujuannya untuk memantau bila ditemukan pelanggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh pabrik,” jelasnya.

Kasi Intel Kejari Gresik, Raden Achmad Nur Rizky, mengapresiasi program layanan kesehatan gratis Pemkab Gresik dan menegaskan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap BPJS.

“Perusahaan wajib membayar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan karyawan meski sudah dipecat. Tetap harus dibayar iurannya hingga enam bulan. Jika itu tidak terjadi, maka kami akan menindaklanjuti,” tegasnya.

Dukungan serupa disampaikan Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro yang memuji peran Dinkes dan layanan 112 dalam percepatan penanganan korban kecelakaan.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang sudah terbangun. Mudah-mudahan pelayanan baik ini bisa terus terjalin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Gresik, Mukhibatul Kusnah, menyampaikan bahwa sejak Program diluncurkan Kemenkes pada 10 Februari, layanan Cek Kesehatan Gratis di Gresik telah menjangkau 244.118 warga melalui Puskesmas dan layanan jemput bola dengan ambulans ber-GPS.

“Sebetulnya yang daftar lebih banyak dari itu, namun terkendala masuknya ke link Satu Sehat Mobile, melalui WhatsApp ke nomor 081110500567 Kemenkes,” katanya.

Khusnah menegaskan bahwa Dinkes terus menggencarkan sosialisasi agar masyarakat memanfaatkan sebagai deteksi dini.

“Ini terus lakukan promotif agar semua lapisan masyarakat bisa Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah preventif kami agar masyarakat Gresik terhindar dari penyakit dan terjaga kesehatannya,” pungkasnya. (hud/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO